berita

Bantu UMKM di Gresik, Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Membuat Perancang Mesin Peniris

Latifah | Jumat, 06 Juli 2018 - 15:21:26 WIB | dibaca: 159 pembaca

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNTAG Surabaya Semester Genap 2017/2018 di Desa Katimoho Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik membuat Perancangan Mesin Peniris untuk Makanan Ringan, Minggu (01/07/2018). Alat yang dibuat oleh Devisi Teknologi Tepat Guna (TTG) itu diharapkan dapat membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memproduksi makanan ringan dengan kemasan yang higienis, dan tahan lama.

Moch. Michaiel Ridwan, Ketua Divisi TTG mengatakan bahwa di Desa Katimoho pertumbuhan pasar produk pangan saat ini terus tumbuh dan berkembang, tapi amat disayangkan umur konsumsi yang terhitung kurang panjang karena adanya minyak yang terkandung di dalamnya. Salah satu cara untuk memperpanjang umur konsumsi dapat dilakukan dengan mengurangi atau bahkan menghilangkan kandungan minyak yang terdapat di dalam makanan.

‘’Di sana pasar produk pangannya, yaitu makanan ringan terutama yang digoreng. Berdasarkan hal tersebut, maka kita buat sebuah perancangan mesin peniris sederhana yang cocok digunakan pada industri rumahan yang berfungsi untuk meniriskan minyak,’’ ucap mahasiswa Prodi Teknik Industri itu.

Sementara itu, Koordinator Perancangan Mesin Peniris Minyak, Yoga Anggara Putra menjelaskan pengembangan teknologi tepat guna tersebut untuk meningkatkan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya produksi makanan yang sehat, higienis, dan mampu bertahan lama. Selain itu, proses pembuatan alat yang menerapkan prinsip recycle bisa membantu mengurangi limbah masyarakat, dan dapat dengan mudah diterapkan dan diinovasi menjadi lebih baik lagi.

‘’Selain banyak manfaat alat ini juga bisa dikomersilkan (dijual). Sehingga akan menambah pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk unggulan untuk mewujudkan keberdayaan serta mewujudkan Desa/Kelurahan sebagai pusat kajian sekaligus rujukan pemberdayaan masyarakat,’’ tuturnya pada warta17agustus.com.

Menurut dia, recycle penting untuk diketahui agar masyarakat mampu mendaur ulang produk yang sebelumnya tidak terpakai menjadi berfungsi kembali.

‘’Kami harapkan dengan mesin peniris ini proses pembuatan makanan ringan akan lebih mudah dan dapat meningkatkan produktifitas kerja dengan hasil yang memuaskan,’’ pungkas mahasiswa Prodi Teknik Elektro angkatan 2014 itu.








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)