berita

Bersama Himpunan Ratna Busana Jawa Timur, Tenaga Pendidik & Pegawai YPTA Surabaya Peringati Hari Kartini

Redaksi | Senin, 29 April 2019 - 13:27:39 WIB | dibaca: 131 pembaca

Tenaga Pendidik dan Pegawai Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya bersama Himpunan Ratna Busana (HRB) Jawa Timur merayakan Peringatan Hari Kartini pada Rabu, (24/04/2019). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika, Jl. Jemursari Surabaya tersebut, selain bertujuan memperkenalkan busana khas daerah juga meningkatkan kulitas SDM, khususnya dilingkungan YPTA di bidang pelayanan public internal & eksternal.

Nuniek Silalahi selaku ketua Himpunan Ratna Busana Jawa Timur mengatakan bahwa HRB Jawa Timur adalah wadah bagi mereka yang berminat melestarikan busana – busana Tanah Air dari berbagai kalangan, mulai dari dokter hingga perias pengantin. Supaya dapat mengenal lebih jauh warisan budaya Indonesia dan memupuk jiwa Nasionalis yang tinggi.

‘’HRB merupakan himpunan yang mewadai para pecinta dan pelestari busana Nasional, jadi anggotanya semua orang – orang yang melestarikan kain produksi asli Indonesia, dari Aceh hingga Papua dengan berbagai profesi. Ada seorang dokter, dosen, pengacara, notaris, bahkan pelukis dan perias pengantin,’’ ucap Pembina Ikatan Wanita Perguruan 17 agustus 1945 (IWATA) Surabaya.

Nuniek juga menambahkan, pada kegiatan tersebut ada beberapa sesi menarik yang ditunjukan demi meningkatkan minat masyarakat terhadap pelestarian busana tanah air. Seperti membuat sanggul sederhana atau tata cara menggunakan jarik yang benar.

‘’Ada berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun ini, diantaranya adalah mempadukan busana lintas daerah, belajar membuat sanggul sederhana, tata cara menggunakan jarik, dan peragaan busana dari berbagai daerah yang dibawakan langsung oleh anggota HRB Jawa Timur,’’ tambah Nuniek disela – sela kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Ika Lestari, S.Kom., salah satu pegawai YPTA Surabaya, mengatakan dengan mengikuti kegiatan tersebut, ada banyak manfaat yang didapatkan, mulai dari tata cara berpakaian yang baik, tata cara menyantap hidangan, hingga bagaimana cara berjalan yang benar dan sesuai dengan budaya yang ada di Indonesia seperti saat ini.

‘’Kita mendapat berbagai macam pelatihan yang bermanfaat, mulai dari cara merias wajah, tata cara memakai hijab dengan kebaya, cara berpakaian yang sesuai dengan waktu – waktu tertentu, dan ada juga table manner. Bahkan cara berjalan yang benar pun juga ditunjukan di sana. Yang paling menarik bagi saya adalah fashion show kebaya dari seluruh nusantara,’’ tutup Kepala Sub Bagian IT Direktorat Sistem Informasi YPTA Surabaya tersebut.

Reporter : YRS

Editor     : LA_unda








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)