Artikel

Hubungan Antara Kematangan Emosi Dengan Aggressive Driving

Menik | Selasa, 12 September 2017 - 10:30:43 WIB | dibaca: 157 pembaca

Penelitian Iin Aini Mawaddah tentang “ Hubungan Antara Kematangan Emosi Dengan Aggressive Driving Pada Pelaku Balap Liar” telah berhasil membawa Iin meraih gelar sarjana Psikologi Fakultas Psikologi UNTAG Surabaya(9/9/2017).

Indonesia memiliki banyak sirkuit balap motor yang sudah di bangun juga banyak  pemuda yang hobi balap dan , seperti di Surabaya terdapat Sirkuit Kenpark yang terletak di Kenjeran. “ Akan tetapi  sangat di sayangkan kebanyakan mereka yng hobi balap masih ada yang  tidak menggunakan Sirkuit yang sudah disediakan tersebut, mereka lebih memilih menggunakan jalan raya sebagai arena balap, padahal jalan raya tersebut sangat beresiko dan sangat membahayakan keselamatan jiwa,”jelas Iin Aini Mawaddah .

Kecelakaan yang melibatkan para pelaku balap liar tidak sedikit, ada yang sampai terjadi pengroyokan dan ada yang sampai merenggut nyawa. Perilaku kebut-kebutan di jalan raya yang dilakukkan tanpa memperdulikan keselamatan dirinya maupun keselamatan orang lain itu merupakan bagian dari aggressive driving. Aggressive Driving

Dalam penelitiannya Iin sapaan mahasiswa asal Sidoarjo tersebut, menghubungakan antara aggressive driving sama kematangan emosi dengan subyek pelaku balap liar dengan rentan usia 18-21 Tahun di wilayah Sidoarjo dan Surabaya,  karena pada usia tersebut sudah masuk kategori dewasa awal dan pada usia tersebut seharusnya seseorang sudah mampu membedakan mana baik mana buruk, mana perilaku yang membahayakan dan yang tidak membahayakan.

Dari hasil penelitian mahasiswa asal Sidoarjo tersebut menunjukkan hasil terdapat hubungan negatif yang artinya semakin  rendah kematangan emosi pelaku maka semakin tinggi aggressive driving. “Bagi  pemuda yang hobi balap untuk bisa mengarahkan hobi mereka pada wadah dan tempat yang sesuai agar kemampuan mereka lebih berkembang dan kemampuan balap pemuda Indonesia juga mampu bersaing dalam dunia balap motor Internasional serta mereka juga bisa bergabung dengan ikatan motor Indonesia(IMI) untuk bisa mengupgrade wawasan tentang balap motor,”tutupnya.








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)