Artikel

Kekurangan Dan Kelebihan Gen Z Muslim

Latifah | Senin, 29 Mei 2017 - 09:52:06 WIB | dibaca: 104 pembaca

Kekinian adalah salah satu perilaku yang tidak bisa lepas dari Generasi Z atau Gen Z. Generasi ini lahir dari tahun 1995 hingga tahun 2010, memiliki sifat dan akhlak berbeda dari generasi yang lalu. Ustad Aditya Abdurrahman, mengungkapkan di acara Kajian Rutin (KANTIN) UKMKI UNTAG Surabaya bahwa mereka sejak kecil sudah dikenalkan dengan teknologi canggih seperti handpone, dan elektronik lainnya, sehingga orang tua harus ekstra memperhatikan generasi Gen Z ini.

Generasi terbaik yang pernah ada menurut tafsir para ulama adalah Sahabat dan sahabiah yaitu mereka yang berjumpa dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wa Sallam dalam keadaan muslim, meninggal dalam keadaan Islam dan terbatas pada kesetiaan, kepatuhan, maupun pembelaan mereka kepada Rasulullah.

" Mereka adalah generasi terbaik yang pernah ada di muka bumi ini " ucap Pembina Punk Muslim Surabaya dalam kajian yang di selenggarakan setiap hari Selasa sore tersebut.

Sedangkan Gen Z ini, lanjutnya sangat berbeda sifat dan akhlak dari generasi sebelumnya. Mereka suka bermimpi dan suka beranggan-anggan tentang masa depan, ini bisa menjadikan kelebihan dan kekuarangan. Dalam hal tersebut antaranya bisa menjadikan kelebihannya ketika impian mereka bisa mendukung kreatifitas mereka, itu hal yang sangat bagus. Dan sayangnya ketika impian mereka hanya menjadi anggan-anggan kosong hanya sekedar khayalan saja, itu tidaklah baik karena bisa menjadi kekurangan. " Pada dasarnya Gen Z ini selalu ingin dianggap dewasa dan selalu ingin dipuji. " ungkap Dosen UPN tersebut.

 

" Generasi ini disebut sebagai internet generation karena mereka menggunakan internet yang sangat tinggi frekuensinya, mempunyai banyak akun media sosial dan apapun yang dilakukan berhubungan dengan dunia maya, rela menghabiskan waktu untuk bersosial media, melakukan segala car.a agar bisa terkenal. Sehingga generasi ini cenderung individualis, kurang komunikasi verbal, cenderung serba instan, tidak menghargai proses, multitasking, inginnya segala sesuatu cepat dan tidak bertele-tele. "Jelas Ustad Aditya

Jika melihat petikan dari QS. At-Taubah ayat 122, bercerita tentang kemajuan zaman. Dalam menghadapi sebuah kemajuan zaman seorang muslim jangan hanya mencari kesuksesan dunia saja tapi juga harus diimbangi dengan selalu mengupdate ilmu agama. Islam mengajarkan kita menjadi generasi yang terus bergerak maju dan tidak stagnan pada satu titik tertentu.

" Seorang muslim yang ber Gen Z harus mencari ilmu dan mengembangkan ilmu agar terus bergerak maju serta seimbang antara dunia dan akhirat karena pada generasi ini sangat mudah mengakses ilmu dengan sekali klik saja. Tetapi selain ada kemudahan di generasi ini pula ada masalah paling berat, karena tidak terbatasnya akses teknologi sehingga mudah mengakses apasaja. Dan jika tidak ada kontrol diri maka bisa tergelincir dalam jurang hitam yang gelap. " katanya

Maka dari itu Gen Z harus mendapatkan bimbingan baik dari guru, orang tua, maupun pendidik yang diharapkan mampu membimbingan Gen Z agar menggunakan teknologi secara benar dan tepat. Bukan melarang, tetapi yang paling penting mengajari mereka agar hidup dengan baik.

" Karena generasi ini tidak bisa hidup tanpa Gadged. Maka dari itu, selain peran guru paling utama adalah orang tua yang harus memberikan pendidikan moral dan religi guna membentengi dirinya. " pungkasnya.








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)