Sorotan

Kepala BKA Untag Surabaya : PKM Dapat Tingkatkan Kualitas Kampus Di Mata Nasional

Ma`arif | Kamis, 19 September 2019 - 09:16:49 WIB | dibaca: 4753 pembaca

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Untag Surabaya mengadakan sosialisasi Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) untuk meningkatkan kualitas kampus di mata nasional. Kegiatan yang beragendakan sosialisasi kepada seluruh Organisasi Kemahasiswaan (Orkem) dan sosialisasi kepada Wakil Dekan serta koordinator Prodi masing – masing itu terlaksana selama dua hari, (16 – 17/09/19) di meeting room Untag Surabaya.

Dalam pembukaan acara, Wakil Rektor III Untag Surabaya Dr. Ir. Muaffaq Ahmad Jani, M.Eng., menjelaskan banyak prestasi yang telah didapatkan mahasiswa lewat bakat dan minat. Contohnya prestasi bidang olahraga, seperti pencak silat, jujitsu, taekwondo dan lain sebagainya. Sedangkan untuk prestasi akademik diharapkan dapat mengimbangi prestasi dari minat dan bakat itu sendiri.

‘’Selama ini data dari kemahasiswaan banyak prestasi yang diraih mahasiswa berasal dari minat dan bakat yaitu lewat UKM sebagai wadahnya. Tetapi lebih baik apabila prestasi secara akademis juga ditingatkan. Sehingga keduanya bisa sinkron demi memajukan kampus kita bersama,’’ jelas Muaffaq.

Diakhir sambutannya, dosen Fakultas Teknik Untag Surabaya itu menambahkan, pihak kampus berharap dengan adanya sosialisasi PKM dapat memberikan bimbingan lebih intens dan jelas kepada mahasiswa sehingga mahasiswa lebih paham dan semangat untuk mengikutinya.

‘’Lewat sosialisasi PKM ini saya berharap semua elemen masyarakat dalam kampus, baik itu Himpunan, BEM, Kaprodi dan Dekan dapat mendukung penuh dengan memberikan pengetahuan dan bimbingan yang jelas kepada mahasiswa. Sehingga mereka dapat mengikuti PKM dengan semangat dan tidak ada yang kebingungan,’’ imbuhnya, (16/09/19).

Sementara itu, Eddy Wahyudi S.H., M.Si., kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Untag Surabaya, mengatakan mahasiswa baru angkatan 2019 wajib untuk mengunggah PKM melalui website yang disediakan. Karena regulasi terbaru yang keluar dan langsung diputuskan oleh rektor, mahasiswa selama kuliah 4 tahun harus mengunggah PKM tersebut minimal satu kali.

‘’Proposal PKM yang akan diajukan mahasiswa harus diunggah dalam portal internal yang sudah disediakan oleh kampus. Kemudian masing – masing Prodi bertanggungjawab untuk memantau dan memfilter proposal yang dirasa bagus untuk diberikan bimbingan oleh koordinator PKM. Setelah itu diupolad kembali ke tingkat Universitas untuk diseleksi dan dikompetisikan. Kemudian, yang lolos akan diupload ke portal Ristekdikti yang tujuan akhirnya adalah ikut PIMNAS,’’ pungkasnya. 

Tidak hanya itu, dosen Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) Untag Surabaya menegaskan, bahwa setiap ketua HIMA dari masing – masing Prodi juga mempunyai tanggung jawab untuk mensukseskan keikutsertaan mahasiswa dalam Program Kreatifitas Mahasiswa tersebut.

‘’Selain Dekan, Kaprodi dan BEM, juga masing – masing ketua Himpunan mempunyai tanggung jawab penuh atas PKM ini. Karena ketua HIMA berada di divisi khusus yang menangani mahasiswa untuk mengikuti kompetisi Ristedikti. Maka dari itu saya berharap setelah adanya sosialisasi ini dan regulasi baru dapat meningkatkan antusias mahasiswa untuk mengikuti PKM. Karena itu, juga penting untuk meningkatkan kualitas kampus kita untuk lebih baik lagi dan lagi,’’ tutup Eddy.