berita

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Berikan Pelatihan Mind Mapping Kepada Guru Ponpes Ihyaul Ulum

Latifah | Jumat, 03 Agustus 2018 - 12:38:07 WIB | dibaca: 71 pembaca

Pendidikan adalah jembatan utama menuju kesuksesan yang harus dimulai sejak dini. Karena perkembangan zaman yang terus meningkat, maka pendidik harus kreatif agar proses belajar mengajar lebih disukai dan diminati anak-anak. Hal itulah yang membuat m   ahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNTAG Surabaya di Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik turut serta mendidik anak-anak serta memberikan pelatihan Mind Mapping kepada para guru di Ponpes Ihyaul Ulum Desa Dukunanyar, Jum’at (27/7).

Maulita Ilham Solikhah, Ketua Divisi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) KKN di Desa Dukunanyar mengatakan, bahwa metode pembelajaran yang diterapkan di Desa Dukunanyar masih tradisional. Selain itu kurangnya kesadaran orang tua mengakibatkan siswa malas belajar.

‘’Kami diberikan kesempatan mengajar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 10 dengan menerapkan metode belajar bersama sambil bermain yang disesuaikan dengan kurikulum, sehingga siswa TK tidak merasa bosan dari materi pengajaran. Di samping itu, pengajaran disertai dengan praktek, sehingga membuat siswa TK lebih cepat mengerti,’’ tuturnya pada warta17agustus.com.

Maulita berharap apa yang sudah dilakukan oleh Divisi Penkes bisa berguna bagi peserta didik di Desa Dukunanyar terutama dalam pembentukkan karakter.

‘’Tidak hanya peserta didik di Desa Dukunanyar, kami pun mensosialisasikan kepada guru Ponpes Ihyaul Ulum, sehingga program ini nantinya tidak berhenti selepas kami menyelesaikan KKN kami,’’ ucapnya.

Kegiatan yang dilakukan Divisi Penkes ini, juga disambut baik oleh Kepala Desa Dukunanyar, Susanto Firman Nur. Ia mengaku senang dengan program tersebut karena dapat memberi manfaat dan pengetahuan kepada peserta didik maupun pengajar.

‘’Tim KKN UNTAG Surabaya ini yang terbaik, karena mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Apalagi semua anak Desa Dukunanyar mendapatkan kesempatan belajar, sehingga tidak ada rasa iri dan kesenjangan pada orang tua,’’ ungkapnya.

Firman juga berterima kasih atas hibah buku dan penataan Perpustakaan Balai Desa karena dinilai mampu meningkatkan literasi pada anak di Desa Dukunanyar.








Komentar Via Website : 1
jusma
04 Agustus 2018 - 13:05:31 WIB
terimakasih infonya https://lnkd.in/gH63jtF
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)