Sorotan

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya berikan Penyuluhan Tanggap Bencana Kepada Anak-Anak Desa Sukolilo Barat, Madura

Redaksi | Jumat, 04 Januari 2019 - 11:31:16 WIB | dibaca: 215 pembaca

 

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNTAG Surabaya mengadakan Penyuluhan Tanggap Bencana Sejak Usia Dini kepada anak-anak di desa Sukolilo Barat. Kegiatan dari Divisi Pendidikan dan Kesehatan (PENKES) ini dilaksanakan hari Minggu 16 Desember 2018 di SDN 1 Sukolilo Barat, Madura.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa Sekolah Dasar terhadap resiko-resiko bencana yang mungkin muncul didaerahnya.

Qusnul Sutiara, salah satu anggota Penkes menerangkan, bahwa fakta yang terjadi anak – anak selalu menjadi korban terbesar dari suatu bencana. Sehingga pengetahuan mengenai mitigasi diperlukan untuk meminimalisir kemungkinan menjadi korban saat terjadi bencana.

‘’Penyuluhan ini selain untuk meningkatkan kesadaran akan resiko bencana, juga memfasilitasi para siswa mengetahui bagaimana upaya pencegahan serta penangulangan saat terjadi bencana, dan penanggulangan setelah bencana. Media yang kami gunakan berupa film, modul, lagu, dan games sehingga mereka tidak cepat bosan,’ paparnya.

Qusnul, selaku koordinator acara lebih lanjut mengatakan berharap agar siswa-siswi SDN 1 Sukolilo Barat ini bisa paham dan mengerti tentang apa yang disampaikan serta bisa menularkan ke teman-teman lainnya.

‘’Alhamdulillah menurut kami, kegiatan yang dibimbing oleh Dr. Erny Herlin Setyorini, S.H., M.H, telah berhasil, karena pretest dan posttest yang diberikan sebagian besar siswa mengalami peningkatan pengetahuan. Semoga kegiatan bisa bermanfaat bagi mereka,’’ ujarnya pada warta17agustus.com.

Tidak hanya Qusnul, Aisyah Karunia Liza, salah satu anggota Penkes juga menambahkan, materi dengan tayangan film mencakup mengenai jenis bencana, definisi bencana, cara pencegahan, dan cara penyelamatan diri saat terjadi bencana. Selain dengan film juga materi melalui modul yang disediakan. Selain itu juga diselipkan lagu mengenai mitigasi bencana yang dinyanyikan bersama dengan seluruh siswa.

Dengan kondisi Indonesia yang kita tahu, kita berada didaerah yang rawan terhadap bencana. Adanya penyuluhan ini saya harap adek-adek bisa mencegah dan menghadapi bencana jika bencana itu datang, serta meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi. Kuncinya satu, tetaplah tenang saat bencana datang dan segera lakukan upaya penyelamatan diri,’ tutupnya. (MKM)

 

 

 

 


 








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)