berita

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Gelar Pelatihan dan Pengolahan Keripik Pelepah Daun Pisang di Pacitan

Menik | Kamis, 08 Februari 2018 - 11:42:38 WIB | dibaca: 378 pembaca

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UNTAG Surabaya Semester Gasal 2017/2018 memberikan pelatihan dan pengolahan keripik pelepah daun pisang untuk masyarakat Desa Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jum’at (2/2/2018).

Ketua KKN Desa Wiyoro, Jumari, mengatakan sebagian masyarakat  pada umumnya menyukai camilan yang enak, gurih, dan harga terjangkau. Hal inilah yang menjadi prioritas utama dalam membeli makanan. Namun sebagian masyarakat dalam membeli camilan belum begitu memikirkan kandungan gizi yang terdapat dalam makanan tersebut.

“Kelompok kami mencoba memanfaatkan bahan yang dulu tidak terpakai, namun bisa dikonsumsi dan tidak mengandung bahan kimia serta serta memiliki kandungan gizi yang cukup.Ide inovatif pemanfaatan pelepah daun pisang menjadi keripik kami peroleh dari salah satu anggota devisi kewirausahaan yang bernama Toyyib, mahasiswa asal Bangkalan tersebut menceritakan bagaimana proses pengolahan pelepah daun pisang hingga bisa menjadi keripik,” ungkap Jumari kepada warta17agustus.com.

Mahasiswa Teknik Informatika menjelaskan, bahwa kelompoknya mencoba memanfaatkan bahan yang dulu tidak terpakai, namun bisa dikonsumsi dan tidak mengandung bahan kimia serta memiliki kandungan gizi yang cukup.

Kami memberikan pembekalan usaha keripik dari pelepah daun pisang. Camilan terbaru yang berasal dari olahan pelepah daun pisang yang biasanya terbuang. Pelepah daun pisang berdasarkan hasil uji yang kami lakukan di laboratorium Teknologi Industri Pertanian Politeknik UNTAG Surabaya mengandung karbohidrat dan protein. Selain itu, keripik ini dapat dinikmati oleh semua umur,” jelas Jumari.

Tujuan dari pelatihan dan pengolahan keripik, lanjut dia, adalah  menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan kewirausahaan dalam melakukan kegiatan usaha, mewujudkan kemampuan dan memantapan dalam berwirausaha untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk keberlanjutan program ini semoga bisa dibentuk UMKM Desa Wiyoro untuk membuat olahan pelepah daun pisang agar lebih bernilai jual,” ujarnya.

Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan keripik pelepah daun pisang antara lain: pelepah daun pisang, tepung terigu, tepung tapioka, tepung serba guna, garam, penyedap masakan, air apu, dan air mineral.








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)