Sorotan

Pendidikan Tinggi Harus Bisa Menjawab Problem Sosial

Menik | Rabu, 02 Mei 2018 - 10:38:58 WIB | dibaca: 154 pembaca

UNTAG Surabaya melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2018. Upacara yang bertempat di Lapangan Parkir Utara tersebut, dipimpin langsung oleh Rektor UNTAG Surabaya, Dr. Mulyanto Nugroho, MM,CMA.,CPAI, Rabu (2/5/2018).

Hari Pendidikan Nasional tahun ini mengangkat tema ‘’Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan’’. Selanjutnya, secara khusus mengambil subtema, yaitu ‘’Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia’’. Menurut Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi  (Kemenristekdikti) tema tersebut diambil berdasarkan tantangan yang tengah dihadapi pada era disrupsi saat ini.

Sambutan Menteri Ristekdikti Mohamad Nasir yang dibacakan Rektor UNTAG Surabaya pada upacara Hari Pendidikan Nasional 2018 menjelaskan, tema tersebut dapat dimaknai bahwa pendidikan tinggi Indonesia harus bisa menjawab problem sosial yang dewasa ini terus bertambah banyak, baik dalam jenisnya maupun substansinya. Harapan ini dapat diwujudkan oleh para ahli di bidangnya masing-masing, yang umumnya dihasilkan oleh perguruan tinggi. Semakin banyak sumber daya manusia yang berkualitas yang dihasilkan oleh perguruan tinggi, maka akan semakin banyak alternatif solusi yang dapat diberikan untuk menjawab masalah dan tantangan yang dihadapi  masyarakat, seperti revolusi industri 4.0.

Menghadapi revolusi industri 4.0, Kemenristekdikti sudah menggagas beberapa kebijakan, salah satu kebijakan yang akan segera diimplementasikan adalah Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Dalam waktu dekat Kemenristekdikti akan mengeluarkan Permenristekdikti untuk mendukung pelaksanaan program ini. Adapun salah satu implementasi dari kebijakan mengenai PJJ nantinya adalah pembangunan universitas siber (Cyber University) yang dipersiapkan untuk pembelajaran daring.

Kemenristekdikti juga terus mendorong agar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), agar senantiasa mendongkrak mutu lembaga dan proses pembelajarannya. Tiga pilar ini, meliputi akses—relevansi—mutu, diperlukan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas. Upaya membumikan pendidikan tinggi ini juga selaras dengan asas-asas pendidikan tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, terutama dalam asas manfaat.

Sementara itu, diakhir upacara Dr. Mulyanto Nugroho, MM,CMA.,CPAI sempat menginformasikan beberapa prestasi yang diraih UNTAG Surabaya pada bulan April 2018, di antaranya juara 1 Eco Campus 2018, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara juara 2 se-Gerbangkartasusila, dan juara harapan IV dalam pemilihan mahasiswa berprestasi se-Kopertis Wilayah VII Jawa Timur.  Selain itu, Rektor UNTAG Surabaya juga mengucapkan selamat atas hari jadi UKM Resimen Mahasiswa yang ke 38.








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)