prestasi

Perpustakaan SMPTAG Surabaya Dijadikan Role Model Perpustakaan Sekolah Swasta Lainnya

Redaksi | Kamis, 21 Februari 2019 - 10:25:15 WIB | dibaca: 260 pembaca

Setelah mendapat akreditasi A bulan Juli lalu, perpustakaan Sekolah Menengah Pertama 17 Agustus 1945 (Smptag) Surabaya dijadikan role model untuk perpustakaan sekolah sekolah lain. Selasa (19/02/2019), Smptag Surabaya dipilih SMP dan SMA Islam Shafta Surabaya, serta Yayasan Al-Insanul Kamil Surabaya Study Banding untuk sharing akreditasi perpustakaan.

Estriyana Yulianti, S.Pd., kepala perpustakaan Smptag Surabaya, mengatakan bahwa pihak sekolah sangat bersyukur ketika banyak sekolah sekolah lain terpacu untuk memajukan akreditasi perpustakaannya.

‘’Kami menyambut kedatangan SMP dan SMA Islam Shafta Surabaya, serta Yayasan Al-Insanul Kamil Surabaya dengan baik walaupun agak terlambat, karena keadaan cuaca. Kami buka kegiatan ini dengan menampilkan presentasi dan motivasi mengenai akreditasi perpus yang sudah A, selanjutnya kami arahkan ke spot baca perpustakaan dengan didampingi duta perpus Smptag Surabaya. Jadi kami sebagai guru hanya mengarahkan saja,’’ paparnya pada tim warta17agustus.com, Rabu (20/02).

Lebih lanjut, Guru yang biasa disapa Bu Yana itu menjelaskan, bahwa mainset perpusatakaan itu bukan hanya dalam ruangan, tetapi bisa juga dibawa keluar ruangan. Sesuai anjuran dari Dinas pusat untuk mensiasati ruangan yang kecil dan mempermudah komunikasi antar siswa.

‘’Kebetulan kami sudah mendapat rekomendasi dari beberapa sekolah sekolah swasta, baik dari Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Ada 3 cara menurut kami yang dijadikan acuan agar perpustakaan mendapat akreditasi A. Yang pertama spot baca harus banyak, selain perpus itu sendiri, contohnya di Smptag ada gazebo, selasar yang ada di depan sekolah dan ada di ruang media lantai 4. Kedua, sirkulasi administrasi buku harus baik. Maksudnya adalah sirkulasi antara buku yang dipinjam, dikembalikan, sampai denda akibat buku yang hilang. Ketiga, harus ada hiburan dan permainan dalam perpus. Tujuannya agar anak anak tidak jenuh,’’ jelas Yana.

Wanita kelahiran Jogjakarta itu berharap, agar sekolahsekolah swasta lainnya bisa terpacu meningkatkan akreditasi perpustakaannya.

‘’Kami mendorong agar SMP, SMA swasta lain terpacu untuk meningkatkan akreditasi perpustakaannya menjadi A. Karena akreditasi perpustakaan sangat penting untuk menunjang akreditasi sekolah ke arah yang lebih baik lagi nantinya,’’ tutup Yana.

Repoter   : MKM
Editor     : LA_unda








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)