berita

Peserta KKN di Desa Darurejo Mengadakan Kuliah Singkat Strategi Pemasaran Produk

Latifah | Senin, 30 Januari 2017 - 10:42:10 WIB | dibaca: 608 pembaca

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UNTAG Surabaya kelompok 2 Desa Darurejo Kabupaten Jombang, kemaren Kamis, (26/01/17) mengadakan kuliah singkat tentang "Strategi Pemasaran Produk atau Marketing Strategi" oleh Nurhadi, Mahasiswa yang aktif sebagai Dropshipper dan Youtubers. Kegiatan ini bertujuan untuk sedikit membagi ilmu tentang bagaimana cara memasarkan produk, karena di Desa Darurejo lumayan banyak warga yang memiliki home industri. 

Di awal acara Nurhadi menjelaskan pengertian strategi pemasaran produk, dari ketiga kalimat ini memiliki masing-masing arti. " Disini saya akan sedikit menjelaskan arti dari strategi, pemasaran dan produk. Untuk strategi sendiri artinya adalah cara atau motode untuk menciptakan sebuah ide / gagasan, sedangkan arti pemasaran adalah kegiatan untuk memasarkan dan memperkenalkan suatu produk (barang/jasa) kepada masyarakat dan arti produk adalah hasil karya / hasil cipta dari manusia biasa berupa barang / jasa. " Ucap mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya

" Dalam kesempatan ini saya berbagi ilmu lebih pada pemasarannya, lanjut Nurhadi. Ada dua pemasaran yang saat ini digunakan, yaitu pemasaran offline (konvensional) dan pemasaran online. Pemasaran offline sendiri merupakan pemasaran yang dilakukan secara langsung, pada umumnya menggunakan tempat fisik untuk menjajakan barang dagangan sedangkan pemasaran online adalah pemasaran yang dilakukan secara online dengan memajang barang dagang secara virtual di internet "

" Dalam setiap pemasaran pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Begitupun dua pesaran ini, pemasaran offline ini mempunyai kelebihan dan kekurangan, untuk kelebihan sendiri ada 3 yaitu dapat bertemu secara langsung dengan pembeli atau konsumen, mengetahui dengan pasti kualitas produk yang diperjual-belikan dan produk dapat segera diterima. Sedangkan kekurangannya, pemasaran sebuah produk tidak secara luas, hanya sebatas daerah tertentu saja dan membutuhkan modal / biaya yang cukup besar. "

Sama halnya dengan pemasaran offline, Pemasaran online juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk kelebihannya yaitu modal yang dibutuhkan sedikit (laptop dan internet), target market luas karena dari seluruh indonesia bahkan dunia dan jumlah produk tanpa batas. Sedangkan kekurangannya yaitu tidak dapat melihat produk secara nyata (warna, tekstur, bahan, ukuran), proses pembelian ribet (proses transaksi, rekening, jasa pengiriman, dll) dan barang tidak dapat segera diterima.

Pemasaran produk secara offline dengan cara promosi dari mulut ke mulut, produk / barang gadangan dititipkan di warung-warung, toko, pasar, dll., membuat brosur / iklan (disebarkan/ditempel), dan memperkenalkan produk dengan taster ke konsumen secara langsung. Sedangkan secara online ada 3 cara pemasaran produk yakni pertama, membuat website (domain, blogger, wordpress), kedua, memanfaatkan media sosial (facebook, twitter, instagram, path, dll.), dan ketiga, mempromosikan ke marketplace (Olx, tokopedia, bukalapak, indonetwork).

" Walaupun ilmu yang diberikan hanya sedikit, semoga bisa bermanfaat dan dapat mengembangkan masyarakat desa Desa Darurejo, khususnya di bidang pemasaran produk. " tutupnya








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)