Sorotan

PKKMB Untag Surabaya Sosialisasikan Dampak Penggunaan Narkoba Pada Mahasiswa

Redaksi | Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:48:23 WIB | dibaca: 71 pembaca

Untag Surabaya tengah selenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2019 dengan tema ‘’Membentuk Generasi Patriot Untag Surabaya Yang Cerdas, Berwawasan Kebangsaan, Sadar Lingkungan, Toleransi dan Tanggap Teknologi’’. Salah satu kegiatan PKKMB yang mulai 18 – 24 Agustus 2019 itu yakni materi bahaya dan dampak penggunaan narkoba yang disampaikan anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), Laurensia andry, S.Ikom.

Di lantai dasar Graha Prof. Dr. H. Roeslan Abdulgani Untag Surabaya, Laurensia menyampaikan bahwa kemajuan jaman dengan segala kemudahannya memiliki dampak positif dan negatif. Menurutnya, para pelaku pengedar narkoba juga menjual barang haram itu melalui media sosial. Maka dari itu supaya tidak terjerumus, mahasiswa harus pandai-pandai menyikapi hal tersebut.

''Saat ini kita sedang berada di jaman milenial, yaitu jaman yang sangat mudah untuk menerima atau menyebarluaskan sebuah informasi melalui berbagai macam media. Setiap hari kita melihat berita terkait pengedaran atau penyelundupan narkoba. Beberapa bandar narkoba juga melakukan transaksi melalui media sosial, bahkan terakhir ada dari kalangan artis yang terjerat masalah penyalahgunaan narkoba,’’ ujar Laurensia.

Penyuluh Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan  Masyarakat Badan Narkotika Nasional tersebut juga memaparkan data-data yang diterima BNN, bahwa saat ini untuk wilayah Jawa Timur proporsi penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja mencapai 2,80 %. Sedangkan di kalangan pelajar jumlahnya mencapai 7,5 %. Hal ini mengkhawatirkan dan sangat perlu adanya edukasi terkait dampak penyalahgunaan narkoba.

‘’Untuk wilayah Jawa Timur penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja jumlahnya mencapai 596.419 jiwa dan untuk kalangan pelajar mencapai 347.872 jiwa. Narkoba itu ada berbagai macam serta golongannya, seperti Ganja, Shabu, Extasi, Tembakau Cap Gorila itu masuk golongan 1. Mahasiwa saat ini harus memperluas wawasan terkait bahaya penggunaan jenis narkoba serta obat-obat terlarang lainnya,’’ imbuh Laurensia.

Tidak hanya itu, menurut Laurensa ada beberapa efek penyalahgunaan narkoba membuat korban atau pemakainya menderita banyak penyakit. Penyakit tersebut mencakup bagian luar seperti gangguan pada kulit atau dermatologis hingga bagian dalam seperti gangguan jantung dan pembuluh darah atau kardiovaskuler.

‘’Ada bemacam-macam efek penggunaan narkoba mulai dari pupil mata yang melebar sehingga menyebabkan insomnia pada penggunanya, mulut terasa kering, memacu detak jantung diatas normal, menyerang hati dan pencernaan tubuh, hingga membuat kulit menjadi kering dan keriput. Jadi yang masih muda, karena dampak penggunaan narkoba bisa terlihat seperti sudah tua,’’ papar Laurensa kepada para mahasiswa baru Untag Surabaya agar dapat memahami bahaya penggunaan narkoba.

Reporter : YRS

Editor     : LA_Unda