berita

Seni Tanpa Batas Dalam Japaniversal 2019

Redaksi | Selasa, 30 April 2019 - 11:37:25 WIB | dibaca: 272 pembaca

Himpunan mahasiswa Program Studi Sastra Jepang (Himawari), Fakultas Sastra Untag Surabaya menggelar kegiatan tahunan Japaniversal di area lapangan basket Fakultas Hukum Untag Surabaya. Kegiatan pada hari Minggu, (28/04/19) tersebut menyuguhkan beberapa lomba tingkat SMP, SMA dan Mahasiswa, yang menarik adalah nuansa budaya Jepang seperti Cosplay, Costwalk, J-Song, Dance Cover, Seni menulis Kanji atau Shoudo dan lainnya.

Gloria Graha Lay, Ketua Pelaksana acara, menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk lebih mengenalkan budaya-budaya Jepang kepada masyarakat luas, seperti budaya tradisional yang bisa dikatakan saat ini masih jarang terekspose daripada budaya modern Jepang. Karena menurutnya ada banyak budaya tradisional yang juga harus diketahui.

‘’Japaniversal kali ini kami mengambil tema Seni Tanpa Batas, dengan harapan kedepan melalui festival budaya Jepang ini kami ingin lebih mengenalkan budaya tradisional Jepang kepada masyarakat di Indonesia, jadi bukan hanya budaya modern Jepang saja yang selama ini lebih banyak diekspose,’’ jelas Koordinator Pemuda dan Olahraga Himawari Untag Suarabya ketika ditemui tim warta17agustus.com disela-sela kegiatan.

Gloria juga menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan setiap tahun di akhir bulan April akhir dengan harapan peserta yang berpartisipasi dari kalangan SMP dan SMA lebih banyak karena bertepatan dengan hari libur sekolah.

‘’Kegiatan semacam ini selalu kami adakan setiap akhir bulan April, karena ini momen-momen yang bertepatan dengan liburan sekolah SMP dan SMA setelah mereka selesai Ujian Nasional. Harapannya supaya yang berpartisipasi dalam kompetisi lebih banyak,’’ ucap mahasiswa semester 4 tersebut.

Diwaktu yang sama, Akira Tsubaki, salah satu peserta lomba asal Pontianak memerankan pertunjukan dengan gaya berbeda, dengan menggunakan properti meja dan topeng-topeng di atasnya. Dirinya  mengatakan bahwa untuk make-up dan persiapannya dia harus bekerja keras sendiri, termasuk merias wajahnya.

‘’Mungkin saya beda daripada yang lain, bisa jadi yang lain make-upnya dibantu sama temannya, tapi saya dengan penampilan yang seperti ini make-up dengan tangan dan kreasi saya sendiri,’’ ucapnya setelah melakukan gerakan-gerakan sesuai tokoh yang dia tirukan di depan banyak pengunjung.

Reporter : YRS

Editor     : LA_unda 

 








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)