berita

Untag – Creative Ideas Of Students UKM Fordimapelar UNTAG Surabaya

Latifah | Kamis, 19 Oktober 2017 - 07:27:10 WIB | dibaca: 131 pembaca

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Diskusi Mahasiswa Penalaran, Penelitian, dan Penerbitan Kampus (Fordimapelar) UNTAG Surabaya mengadakan acara Untag – Creative Ideas of Students (U-CIS) yang ketiga kalinya. Kegiatan berlangsung pada 14 dan 16 Oktober 2017 lalu tersebut sebagai upaya dalam mewujudkan visi dari UKM Fordimapelar untuk menyebarkan iklim ilmiah.

Intan Jauharul Makhnun salah satu panitia mengakatan U-CIS kali ini bertemakan “Tinggalkan Perbedaan, Ambil Kesempatan, Buat Perubahan, Dengan Persatuan”, sedangkan rangkaian acara antaralain kompetisi debat tingkat SLTA se – Jawa Timur dan seminar nasional di kampus UNTAG Surabaya.

" Kompetisi debat SLTA se – Jawa Timur yang kami adakan pada tanggal 14 Oktober 2017 di Graha Widya lantai II, UNTAG Surabaya bertema Peran Pemuda Untuk Menjaga Kebhinekaan Dalam Bingkai Pancasila, berlangsung dengan sengit karena seluruh peserta memahami bagaimana cara berdebat dan mereka memiliki jiwa kompetitif yang sangat tinggi. Peserta sangat kritis dan antusias, " Ucapnya

Pemenang kompetisi debat SLTA se Jatim 3rd Untag Creative Ideas Of Students di raih : SMA Negeri 9 Surabaya sebagai Juara 1, SMA Negeri 1 Pamekasan sebagai Juara 2, SMA Negeri 5 Surabaya sebagai Juara 3 dan MA Matholi'ul Anwar sebagai juara harapan.

Seminar nasional dibuka dengan pembacaan puisi tiga bahasa yaitu Bahasa Madura (Fitriyah), Bahasa Jawa Suyudi Setiawan), dan Bahasa Indonesia (Daffa Dwi Sri D.) dengan judul “Indonesia” karya Mega Fadilla.

" Panitia sengaja membuka acara seminar dengan membaca puisi menggunakan berbagai bahasa ini karena mengingat Indonesia yang penuh perbedaan namun bisa disatukan menjadi keberagaman, " Ungkap Intan selaku sie acara U-CIS

Drs. Boedi Soekorilanto, MSi (kepala bidang integrasi bangsa, Bakesbangpol Jawa Timur) membawakan materi mengenai kebhinekaan, sedangkan Dr. Soetanto Soepiadhy S.H., M.H. (penerima “presidential award for recruitment” dari Junior Chamber International, Amerika) membawakan materi global goals mengenai kesenjangan sosial, dan Sha Ine Febriyanti (pekerja seni, aktris, teater, film, dan sutradara) membawakan materi peran pemuda dalam global goals.