Sorotan

Walau Sibuk Kerja di BUMN Nurohman Tetap Bisa Meluangkan Waktu Membuka Bisnis Dari Danah Hibah

Redaksi | Selasa, 27 Januari 2015 - 10:25:04 WIB | dibaca: 1057 pembaca

Nurohman Mahasiswa Semester 3 Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) UNTAG Surabaya menerima dana hibah berwirausaha dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (01/01/15). Siap-siap louncing usaha Kukis Kece pada awal februari 2015 mendatang.

Setiap tahun Kemenkop dan UKM RI menyelenggarakan kegiatan gerakan kewirausahaan nasional (GNI) demi meningkatkan antusias mahasiswa di bidang kewirausahaan.

GNI menyeleksi peserta dari seluruh universitas di Tanah Air yang mengajukan proposal danah hibah. Yang nantinya peserta ini akan dilatih dalam berwirausaha. Nurohman salah satunya. Mahasiswa malam FISIP Ilmu komunikasi yang bekerja di PT. Petrokimia Gresik yang berhasil mendapatkan kucuran bantuan dana hibah sebesar Rp.17.000.000,-.

Untuk mendapatkan Dana Hibah ini, Awalnya dari pengajuan proposal ke kementrian koperasi Indonesia yang di adakan setiap tahun, persyaratannya adalah mempunyai sertifikat GKN (gerakan kewirausahaan nasional), mempunyai NPWP (Nomor pokok wajib pajak), Dan mempunyai rekening bank BUMN, misalnya BNI, BRI, dll.

Jangan berkecil hati bila tidak mampu memenuhi peryaratan tersebut untuk mengajukan proposal bisnis, karena Nurohman telah membuktikan kesungguhannya, melalui kerjasama dengan Novika Mahasiswi Ilmu Sosial dan politik (smt 7), yang disini Vika sebagai pelengkap administrasi, dan Nurohman yang membuat proposal bisnisnya.

“ Kukis kece adalah prodak bisnis nurohman, kukis dengan perpaduan antara keju dan cabe, karena sekarang ini musimnya jajanan pedas yang berlevel, bentuknyapun rata-rata keripik. Maka untuk varian kukis keju ini masih belum ada di pasaran, maka saya optimis untuk membuatnya”. tutur Nurohman.

Sampai saat ini usaha baru yang akan dikelutinya sudah dalam tahap survey market pasar, dan mengevaluasi tingkat kepedasannya. Awal Februari 2015 mendatang kukis kece siap untuk di pasarkan. Nurohman juga membuat strategi pemasaran kukis kece ini, pertama pengembangan market di sekitar kampus UNTAG sendiri, kemudian dia titipkan di pusat jajanan oleh-oleh di kawasan mojokerto, lokasinya di per empatan jalan, karena lokasi ini strategis menurutnya.

Tidak ada hal yang sulit, selama kesungguhan masih melekat pada setiap pribadi untuk mencapai keberhasilan. Jadi buat teman-teman yang ingin bisa membuka usaha seperti saya, ada kesempatan di tahun 2015 ini. Tutupnya. (Linda)








Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)