Hacker Manfaatkan Kekhawatiran Masyarakat terkait Covid-19

  • 30 April 2020
  • YRS
  • 52

Kekhawatiran masyarakat dunia terhadap pandemi Covid-19 yang semakin belakangan ini dimanfaatkan oleh aksi kejahatan siber. Para ahli menemukan sejumlah malware yang disebut dapat mencuri atau menghapus data serta menulis ulang MBR (Master Boot Record) pada perangkat komputer korban.

 

Peneliti keamanan, (6/4/20) telah mengidentifikasi setidaknya ada lima jenis malware yang menargetkan pengguna Windows pada perangkat komputer. Diketahui empat dari lima malware tersebut sangat berbahaya, dan memiliki kemampuan menghancurkan data korban daripada memberi informasi seputar perkembangan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

 

Keempat jenis malware yang ditemukan oleh peneliti pada bulan lalu, dua diantaranya memiliki kemampuan canggih untuk dapat menulis ulang MBR tersebut. Jenis malware pertama ditemukan oleh Malware Hunter Team, yang menjelaskan secara detail dalam laporan Sonic Wall. Dijelaskan bahwa, malware ini menyebarkan file Covid-19 dengan kemampuan menginfeksi PC dalam dua tahap yang berbeda.

 

Pertama, malware hanya menampilkan jendela notifikasi yang tidak dapat ditutup oleh pengguna. Hal itu disebabkan karena malware sudah menonaktifkan fitur Windows task manager. Saat korbannya berusaha mencari tahu bagiamana caranya menutup notifikasi tersebut, malware sudah menyusup ke PC dan merusak MBR, dan me-reboot Perangkat Kompeter korban.

 

Korban terkunci dari perangkat komputer dan tidak dapat masuk kembali ke dalam Windows. Malware selanjutnya juga memiliki kemampuan serupa dari walware sebelumnya di atas, tapi dapat dikatakan sedikit lebih canggih. Sekilas walware ini tampak seperti ransomware lain yang memiliki nama CoronaVirus. Fungsi utama malware tersebut memiliki kemampuan untuk mencuri password dan meminta tebusan uang kepada korbannya yang terjebak.

 

Secara singkat, pandemi Covid-19 merupakan masalah serius ketika berbicara tentang keamanan siber. Penyebaran email spam berkedok informasi hoaks terkait perkembangan Covid-19, sehingga meyakinkan korban supaya mengunduh lampiran jebakan. Sedangkan penjahat siber lain telah menyiapkan puluhan ribu situs web dengan nama domain pandemi, dan program yang menyerang computer.

 

Ada baiknya pengguna harus lebih jeli dan berhati-hati menanggapi berbagai informasi terkait Covid-19 dengan harapan dapat menjamin keamanan pada perangkat yang dioperasikan.

 

Sumber : https://www.liputan6.com/tekno/read/4219904/malware-berkedok-informasi-covid-19-ancam-curi-dan-hapus-data-korban

 

 

Y. RAKA S.

Reporter yang malang melintang di bidang jurnalisme

BERITA TERKAIT

Samsung Resmi Rilis Galaxy S 4
  • 15 Maret 2013
  • 4801
Kuliah Di India Murah
  • 19 Maret 2013
  • 4847