Kominfo bersama Untag Surabaya Kolaborasi Gerakan Literasi Digital Indonesia

  • 22 September 2022
  • 158

Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama Untag Surabaya berkolaborasi kampanyekan literasi digital secara online melalui media zoom meeting. Kegiatan pada hari Rabu, (21/09/2022) diikuti lebih dari 700 mahasiswa dari Untag Surabaya maupun universitas yang lain.

 

Kegiatan tersebut  diisi oleh 3 narasumber, yaitu Dr. Bambang Kusbandrijo, M.Si, beserta Dr. Sukarno Hs., M.Si., dosen Untag Surabaya, dan Rizky Rivaldy Tukuboya CEO Meraki Kreasi Bangsa & Pandu Digital Indonesia.

 

Perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi mengakibatkan tuntutan perubahan bentuk berita dari pers cetak menjadi berita-berita online yang dapat diakses dan dijelajahi kapan saja melalui internet. Literasi digital dimaknai sebagai kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, menggunakan, serta memanfaatkan digital secara bijak, cerdas, dan tepat sesuai kegunaannya.

 

Berkolaborasi Kominfo bersama perguruan tinggi ini menargetkan 250 ribu masyarakat berliterasi digital sebelum tahun 2022 berakhir.

 

Dr. Bambang Kusbandrijo, Ms, salah satu pemateri mengatakan hal ini dapat dipahami bahwa literasi digital sangat penting disampaikan kepada generasi muda untuk bisa dalam menghadapi konten negatif yang beredar di media digital, seperti isu -isu hoaks dan hate speech, serta mengedukasi masyarakat tentang hak memperoleh informasi dan keterbukaan informasi.

 

“Saya harap dari adanya sosialisasi literasi digital ini dapat membuat masyarakat, terlebih mahasiswa mampu bersikap lebih bijak dalam penggunaan serta mengakses teknologi, menginggat jejak digital itu akan sulit dihilangkan,” jelas Dr.Bambang.

 

Lebih lanjut ia berharap mahasiswa dapat menjadi generasi milenial yang cerdas, mampu adaptif dan selektif terhadap perubahan teknologi, serta mampu menumbuhkan sifat inovatif dan kreatif yang bernilai kemanfaatanya dan kebaikannya dalam memajukan Indonesia dalam karya yang nyata.

 

“Untuk itu kalian sebagai mahasiswa harus mampu menanggung konsekuensi dari perilaku penggunaan internet atau media masa yang lain,” pungkasnya. (Galuh)

 

 

 

 

 

 

 


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id