Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Sistem Informasi Inventory Dengan Metode FAST

  • 04 Februari 2020
  • MKM
  • 133

Iwan Efendi, Mahasiswa Teknik Informatika Untag Surabaya berhasil ciptakan sebuah Sistem Informasi Inventory menggunakan metode (Framework for Applications of Systems Technology) atau bisa disebut FAST.

 

Melalui wawancara telefon, Iwan menerangkan pembuatan sistem tersebut bertujuan untuk mempermudah penginputan dan pengolahan data perusahaan agar meminimalisir kesalahan. Karena tidak dipungkiri sebuah perusahaan tidak akan bisa lepas dari berbagai perencanaan dan pengendalian persediaan. Sehingga memerlukan perhatian khusus dari pihak perusahaan agar bisa memberikan keuntungan untuk menemukan tahap yang seimbang antara biaya perusahaan dan juga biaya yang dibutuhkan.

 

Ia juga menjelaskan, FAST adalah sebuah kerangka kerja yang cukup fleksibel untuk berbagai jenis proyek dan strategi.

 

‘’FAST sendiri memiliki 8 fase, pertama adalah Definisi Lingkup (Scope Definition) merupakan survei awal, kedua Analisis Masalah (Problem Analysis), ketiga Analisis Kebutuhan (Requirements Analysis), keempat adalah Desain Logis (Logical Design), kelima Analisis Keputusan (Descision Analysis), keenam Desain dan Integrasi Fisik (Physical Design), ketujuh Konstruksi dan Pengujian (Constraction And Testing), terakhir Instalasi dan Pengiriman (Installation And Delivery),’’ pungkasnya, (31/01).

 

Mahasiswa asal Surabaya itu mengaku, awal pembuatan sistem inventory itu dapat arahan dari Supangat sebagai Dosen Pembimbing untuk menggunakan metode FAST. Karena penggunakan metode tersebut dirasa akan lebih tepat.

 

‘’Keunggulan menggunakan metode FAST ini dapat merincikan apa saja kebutuhan dari user untuk dimasukkan ke program, sehingga lebih mempermudah user itu sendiri,’’ ungkapnya.

 

Selain itu, Iwan berencana akan menerapkan sistem informasi buatannya secara perdana di perusahaan tempatnya bekerja. Karena sampai saat ini untuk tahap uji coba masih dalam proses percobaan.

 

‘’Harapannya dengan aplikasi yang saya buat dapat mempermudah kinerja dari karyawan yang awalnya belum tersistem menjadi tersistem semua,’’ imbuhnya.

M.KHOIRUL M.

Reporter yang malang melintang di bidang jurnalisme