Pelatihan Kepemimpinan dan Character Building Ketua Orkem Untag Surabaya

  • 16 Maret 2020
  • YRS
  • 256

Ketua Organisasi Kemahasiswaan (Orkem), baik dari Badan Eksekutif Mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa Untag Surabaya mengikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Character Building di Vila Ciptaningati, Pacet Jawa Timur (14/3/20).

 

Kepemimpinan merupakan suatu bentuk persuasi dan pengaruh terhadap anggota kelompok melalui motivasi yang tepat. Sehingga mereka bersedia untuk bekerjasama, berdaya, bahkan sanggup berkorban untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam sebuah organisasi kepemimpinan menjadi salah satu faktor kunci untuk mencapai tujuan bersama.

 

Terkait hal itu, Rektor Untag Surabaya, Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., C.M.A., C.P.A., mengatakan bahwa untuk mendapatkan hasil maksimal dalam kepemimpinan dan memanajemen organisasi, tentunya dibutuhkan sebuah proses.

 

‘’Manajemen merupakan sebuah proses, karena tidak mungkin dapat dilakukan jika memimpin sebuah organisasi tanpa adanya proses’’, Ujar Mulyanto.

 

Seorang pemimpin harus mampu membuat perencanaan dan berani mengambil keputusan. Mulyanto menyebutkan karakter pemimpin sangat berpengaruh terhadap perkembangan Organisasi.

 

‘’Semua yang sudah kami lantik sebagai ketua Organisasi Kemahasiswaan, ke depannya akan membawa Organisasi tersebut ke arah yang jauh lebih baik. Ini merupakan pekerjaan yang tidak mudah,’’ Imbuh Mulyanto.

 

Di sisi lain, Kepala Biro Kemahasiswaan Edy Wahyudi, S.H., M.Si., mengatakan bahwa Untag Surabaya sebagai Kampus Merah Putih Berwawasan Kebangsaan, harus dapat mengintegrasikan nilai-nilai filosofi Bangsa Indonesia serta menanamkan jiwa Nasionalisme kepada semua sivitas akademika yang dapat diimplementasikan dalam tri dharma perguruan tinggi, baik pendidikan, penelitian serta pengabdian.

 

‘’Melalui pelatihan ini, kami berharap semua menjadi pemimpin yang memiliki ruh kebangsaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai filosofi Bangsa Indonesia. Ilmu yang didapatkan hari ini bisa dijadikan sebagai pendukung dalam proses pengambilan kebijakan organisasi, sehingga organisasi dapat lebih berprestasi,’’ ujar Edy.

 

 

Y. RAKA S.

Reporter