Penerapan Vertical Garden Hortikultura Pada Pembatas Desa

  • 22 Januari 2020
  • YRS
  • 106

Mahasiswa KKN Untag Surabaya membuat Vertical Garden Hortikultura pada pembatas antar Desa Banjargung dan Desa Penggaron Kabupaten Jombang. Pembuatan tersebut manfaatkan sumber daya alam berupa rakitan bambu dan limbah plastik, Kamis (16/01/20).

 

Vertical Garden atau Kebun Vertikal adalah sebuah konsep berkebun pada lahan terbatas atau sempit . Selain itu, Vertical Garden juga bisa menjadi sarana ruang hijau yang memiliki banyak fungsi dan kegunaan, seperti penahan panas matahari, mengurangi polusi udara, meningkatkan oksigen, dan lain sebagainya.

 

Feby, salah satu mahasiswa KKN mengatakan penerapkan Vertical Garden yaitu dengan memanfaatkan sampah plastik berupa botol. ‘’Dalam botol akan kami tanam hortikultura yang digantung pada pembatas desa yang terbuat dari rakitan bambu. Ide tersebut datang dari mahasiswa KKN dan kebetulan di Desa Banjaragung terdapat banyak bahan yang dapat dimanfaatkan,’’ ujar Feby.

 

Sedangkan Hortikultura sendiri merupakan budidaya tanaman di kebun dan di halaman rumah. Secara prinsip tanaman dari jenis hortikultura bisa memberi manfaat bagi pemilik atau orang yang menanamnya. Manfaat yang dimaksud di sini adalah secara langsung atau tidak langsung. Misalnya dikonsumsi dan dinikmati sendiri, atau bahkan bisa dijual.

 

Terkait penggunaan limbah plastik dipilih karena plastik merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup. Diperlukan puluhan tahun untuk membuat sampah plastik benar-benar terurai . Jika dibakar sampah plastik akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan. Jika proses pembakaranya tidak sempurna, asap plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. Dampaknya antara lain dapat memicu penyakit kanker, hepatitis, dan lainnya.

 

Tidak hanya itu, mahasiswa juga menambahkan running text dengan perangkat panel surya dengan memanfaatkan tenaga sinar matahari. Feby mengatakan hal tersebut dapat mengurangi penggunaan tenaga listrik. ‘’Penambahan running text dengan tenaga surya dapat menghemat biaya dan bermanfaat agar pengguna jalan mengetahui bahwa mereka telah memasuki wilayah Desa Banjaragung. Dalam pengerjaannya, Kepala Dusun bersedia membantu kami untuk memasok bahan-bahan yang dibutuhkan,’’ tutup Feby.

 

 

Y. RAKA S.

Reporter yang malang melintang di bidang jurnalisme

BERITA TERKAIT

Samsung Resmi Rilis Galaxy S 4
  • 15 Maret 2013
  • 4770
Kuliah Di India Murah
  • 19 Maret 2013
  • 4815