Persiapan Batch 4 Untag Gelar Sharing Session Bersama Alumni MSIB

  • 23 November 2022
  • 131

Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan sebuah profram yang dibuat Kemendikbudristek tahun 2021. Program tersebut kini dibuka kembali dengan Batch keempat pada Desember - Januari mendatang. Dua alumni MSIB Mahasiswa Untag Surabaya sharing pengalaman selama mengikuti program tersebut.

 

Kegiatan sharing session melalui instagram @mbkmuntagsby, Senin (21/11) di selenggarakan Kelompok kerja MBKM Untag Surabaya.

 

As’at Samsul Arifin, alumni MSIB Batch 2 yang saat ini berada di semester 7 menyatakan bahwa dirinya telah mengikuti program MSIB studi independen di perusahaan Zenius yang bergerak dibidang pendidikan bimbingan online interaktif. Sedangkan, Yulian Amiftakhul Ibra melaksanakan program magang di Yayasan Dampak Sosial Indonesia selama 6 bulan secara hybrid.

 

Tak lupa, keduanya juga bercerita mengenai persiapan masing-masing untuk mendaftarkan diri mengikuti program MSIB.

 

“Harus niat dulu, karena tanpa niat tidak bisa ngejalanin itu. Kita juga harus sering konsul ke kaprodi agar linier dan program ini bisa dikonversi ke 20 sks,” jelas As’at.

 

Ibra, mahasiswa Ilmu Komunikasi itu turut berpesan kepada calon pendaftar MSIB Batch 4. “Bukannya gimana-gimana, tapi memang perlu untuk konsultasi dengan Kaprodi mengenai mata kuliah karena takut nantinya tidak bisa dikonversi. Surat rekomendasi juga penting dan harus rajin cek website MBKM Untag. Harus aware,” pesannya.

 

Selain itu, sebagai mahasiswa Untag, keduanya mengaku sangat bangga karena bisa mendapatkan relasi di seluruh Indonesia dan mampu bersaing dengan pemikiran mahasiswa dari perguruan tinggi negeri.

 

“Dulu sering dibilang ‘anak Untag apa si’ tapi sekarang justru senang dan ada perasaan bangga,” ujar Ibra.

 

Selain itu Ibra menambahkan untuk para peserta MSIB Batch 4 dari Untag Surabaya untuk tidak sekedar ikut-ikutan, karena nantikan akan dipertemukan dengan orang baru dan memilih perusahaan yang sejalan dengan cita-cita sehingga akan memudahkan untuk meraihnya.

 

“Selain itu, harus banyak riset dari segala aspek. Tidak hanya perusahaan, namun juga asal dari tempat perusahaan itu, biar nggak culture shock. Itu semua akan berpengaruh pada mindset dan mental health kita nantinya,” imbuh Ibra. (Ratna)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id