Syarat Anak 6 Sampai 11 Tahun Bisa Vaksin

  • 11 November 2021
  • AR
  • 437

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin pemberian vaksin berjenis Sinovac untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Terkait vaksinasi anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga sudah memberi rekomendasi terkait kondisi anak yang tidak disarankan untuk mendapat vaksinasi covid-19.

 

Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut, penerbitan EUA itu telah melalui penilaian bersama Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) terhadap data mutu vaksin yang mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara internasional.

 

"Jadi sekarang penggunaan dari vaksin Sinovac sudah bisa digunakan untuk anak 6 sampai11 tahun ," kata Penny dalam konferensi pers daring, Senin (1/11).

 

Di Indonesia, tedapat 13 persen kasus positif Covid-19 pada anak. Meskipun dengan gejala ringan, tapi anak-anak bisa menularkannya kepada orang lain. Dari data hasil uji klinis satu, dua dan tiga yang dilakukan di Bangkok, Thailand, Ketua Tim Riset Uji Klinis vaksin Covid-19 dari Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Kusnandi Rusmil menyebut hasilnya aman digunakan untuk anak-anak.

 

Berikut Syarat pemberian vaksin sinovac buat anak.

 

1. Untuk Usia 6 Tahun Ke Atas

 

Anak-anak akan diberikan dosis sebanyak 0,5 mililiter dengan kandungan 0,3 mikrogram. Dosis itu lebih rendah dibandingkan dengan yang diberikan untuk remaja dan orang dewasa.

 

2. Anak Harus Sehat

 

Anak-anak usia 6 tahun ke atas yang akan disuntikkan vaksin harus dalam keadaan sehat dan sedang tidak dalam keadaan sakit. Selain itu, suhu tubuh anak harus normal yang akan mendapatkan suntikan vaksin dipastikan tidak boleh lebih dari 37,5 derajat celcius. Anak-anak dengan kormobid, seperti penyakit kanker atau sejenisnya tidak bisa mendapatkan dosis vaksin Covid-19 Sinovac ini.

 

3. Jarak Antar Dosis 28 Hari

 

Kusnandi menyebut jarak antara pemberian dosis pertama dan dosis kedua yakni satu bulan atau 28 hari paling cepat. Hal ini berbeda dengan jarak antar dosis yang diberikan untuk remaja dan orang dewasa yang hanya 14 hari. Jeda jarak inidisebut Kusnandi diberikan berdasarkan hasil dari uji coba klinis tahap pertama, kedua dan ketiga yang telah dilakukan di Bangkok, Thailand. Hasilnya pun aman dengan efektivitas yang tinggi.

 

4. Berjarak 1 Bulan dari Imunisasi Lainnya

 

Bagi anak-anak usia 6-11 tahun yang belum mendapatkan imuniasasi dasar anak seperti DTP, MR/MMR, Tifoid, HPV, dll harus ada jarak antara pemberian vaksin tersebut dengan vaksin Covid-19. Biasanya pemberian imunisasi dasar diberikan untuk anak usia 0-18 tahun. Berdasarkan hasil uji klinis, Kusnandi mengatakan minimal jarak satu bulan atau satu bulan lebih antara pemberian imuniasi dengan vaksin dosis kedua


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

Ria Ayu Oktavia

Jurnalis