25 Mei Hari Tiroid Sedunia, Mengangkat Kesadaran Kesehatan Tiroid

  • 22 Mei 2024
  • 247

Hari Tiroid Sedunia atau World Thyroid Day (WTD) diperingati setiap tahun pada tanggal 25 Mei untuk mengangkat kesadaran tentang kelenjar tiroid yang memainkan peran penting dalam kesehatan manusia. Kelenjar ini, meskipun kecil, memiliki dampak besar pada fungsi tubuh, mengatur metabolisme dan keseimbangan hormonal.


Asosiasi Tiroid Eropa (ETA) diakui sebagai pelopor perayaan Hari Tiroid Sedunia. Pada tahun 2007, anggota Thyroid Federation International resmi menyatakan Hari Tiroid Sedunia, dengan memilih tanggal tersebut untuk menghormati pembentukan ETA pada 25 Mei 1965. 


American Thyroid Association (ATA) menyatakan dukungan untuk Hari Tiroid Sedunia pada tahun 2010. Badan internasional lainnya, seperti Chinese Society of Nuclear Medicine (CSNM), Chinese Society of Endocrinology (CSE), dan Asia and Oceania Thyroid Association (AOTA) juga mendukung mendukung inisiatif ini.


Dilansir dari laman European Sociey of Endocrinology, penyakit kelenjar tiroid adalah salah satu gangguan endokrin yang paling melimpah di seluruh dunia, kedua setelah diabetes.


Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid yang penting untuk pertumbuhan normal dan metabolisme energi. Namun, penyakit tiroid umumnya terjadi karena ketidakseimbangan kadar hormon tiroid dalam tubuh. Dua jenis gangguan tiroid yang paling umum adalah hipotiroidisme (tiroid kurang aktif) dan hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif).


Yodium menjadi komponen vital dalam pembentukan hormon tiroid, tetapi distribusinya tidak merata secara global dan seringkali langka di daerah pegunungan yang terpencil. Bahkan lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia tinggal di daerah yang kekurangan yodium, termasuk di Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Afrika Tengah.


Gejala gangguan kelenjar tiroid yang memerlukan penanganan segera oleh dokter meliputi denyut jantung yang berdetak lebih cepat dan tidak teratur, nyeri atau pembengkakan yang parah di leher, perubahan berat badan secara tiba-tiba, kerusakan mata atau kesulitan menelan, perubahan mood yang signifikan, serta mengalami kelelahan parah.


Kesadaran akan pentingnya pemeriksaan dan perawatan tepat waktu menjadi kunci untuk mencegah efek samping yang mungkin timbul. Melalui pendidikan dan dukungan, Hari Tiroid Sedunia mengajak kita semua untuk mengutamakan kesehatan tiroid sebagai bagian integral dari kesejahteraan umum. (Gita)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id