Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Terobosan Baru Arang Briket Ramah Lingkungan

  • 11 Januari 2024
  • 250

Hilda Puspitaningrum mengharumkan nama Kampus Merah Putih Untag Surabaya melalui Ajang Nasional Kompetisi Bisnis Rintisan Pertamuda 2023 yang diadakan oleh Pertamina. Hilda dan tim lulus hingga tahap 20 besar.

 

Hilda dan timnya mengajukan nama perusahaan ‘Coconut Earth Capital’ untuk menciptakan produk arang briket berbahan dasar batok kelapa yang lebih ramah lingkungan. Keputusan ini diambil karena tren populer di kalangan masyarakat terhadap produk arang briket, diharapkan dapat memberikan keunggulan dalam pemahaman dan penerimaan produk mereka di pasar.

 

Mahasiswa semester 7 Program Studi Teknik Sipil Untag Surabaya tersebut menjelaskan fungsi dari produk arang briket.

 

“Fungsi dari arang briket yang kita ciptakan ini tidak jauh beda dengan arang lainnya, namun yang membedakan dan menjadi terobosan baru dari kita adalah arang briket batok kelapa ini lebih ramah lingkungan, tidak ada asap maupun bau, dan juga dapat diatur ketahanan lamanya disesuaikan dengan kegunaannya”, ungkap Hilda (8/1).

 

Hilda dan tim Coconut Earth Capital masuk dalam kategori Early Stage Startup, yang merujuk pada usaha rintisan yang berada pada tahap ideasi atau tahap awal dan masih memerlukan dukungan pendanaan awal atau seed funding.

 

Sebagai tim perdana yang mengikuti kompetisi Pertamuda 2023, mereka tidak menyangka mendapati prestasi mereka terpilih hingga mencapai final pitching yang diselenggarakan di Bali.

 

“Perasaan kami tentu terkejut sekaligus bangga. Bisa dibilang baru pertama kali ikut Pertamuda dan lulus masuk final pitching 20 besar. Sedangkan tim lainnya lulus final pitching di tahun kedua dan ketiga selama mengikuti Pertamuda,” tuturnya.

 

Koordinasi antar anggota tim dan juga manajemen waktu adalah dua hal yang menjadi tantangan terbesar bagi tim Coconut Earth Capital. Dari tiga anggota tim, hanya satu yang sesuai persyaratan untuk berangkat menuju final pitching 20 besar yaitu Hilda Puspitaningrum.   

 

Di akhir wawancara tersebut, Hilda sebagai perwakilan dari tim ‘Coconut Earth Capital’ memberikan harapan bagi mahasiswa Untag Surabaya yang ingin meraih prestasi serupa.

 

“Harapan dari kami tentu semoga kedepanya nanti mahasiswa Untag Surabaya terus berinovasi, ikut ajang kompetisi yang ternama. Pasti bermanfaat sekali bagi diri kita sendiri khususnya. Menjadi langkah yang baik juga untuk bisnis kalian jika memang fokusnya di ide bisnis,” tutupnya (8/1). (Laras)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id