Perkuat Kontribusi Akademik, Untag Surabaya Lahirkan Tiga Guru Besar Sekaligus

  • 14 Februari 2025
  • 128

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menorehkan prestasi akademik dengan mengukuhkan tiga guru besar dari berbagai bidang keilmuan. Acara ini berlangsung di Ruang R. Soeparman Hadipranoto Lt.9 Gedung Graha Wiyata Lt.9 Untag Surabaya, (11/2/25).


Tiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ida Aju Brahma Ratih, M.M. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Drs. Teguh Priyo Sadono, M.Si. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Prof. Dr. Ir. Wardah, M.P., M.M. dari Fakultas Vokasi.


Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, jajaran Pengurus YPTA Surabaya, Kepala Sekolah SMPTAG Surabaya, Kepala Sekolah SMATAG Surabaya, serta seluruh jajaran Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, anggota senat, dan keluarga para guru besar.


Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar gelar, tetapi juga awal dari tanggung jawab besar.


“Harapan kami, bapak ibu terus menjadi inspirasi, membuka cakrawala ilmu baru, serta memberi kontribusi yang lebih luas bagi institusi, masyarakat, maupun dunia akademik di tingkat nasional dan internasional,” tukas Prof. Nugroho (11/2)


Sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, masing-masing guru besar menyampaikan orasi ilmiah. Prof. Dr. Ida Aju Brahma Ratih, M.M. membawakan orasi berjudul ‘Pengaruh Kepemimpinan Profetik Terhadap Ketaatan Kepada Kyai dan Komitmen Organisasi di Pesantren’, yang membahas bagaimana kepemimpinan berbasis nilai-nilai profetik dapat meningkatkan loyalitas dan komitmen di lingkungan pesantren.


Sementara itu, Prof. Dr. Drs. Teguh Priyo Sadono, M.Si. dalam orasi ilmiahnya berjudul ‘Kekuatan Media Dalam Perspektif Relativitas Einstein’, mengungkap bagaimana perspektif teori relativitas dapat diterapkan dalam memahami pengaruh media terhadap realitas sosial.


Di bidang pangan, Prof. Dr. Ir. Wardah, M.P., M.M. menyampaikan orasi ilmiah berjudul ‘Jamur Sebagai Inovasi Pangan: Meningkatkan Kualitas Daging dan Produk Kue Kering (Cookies)’, menjelaskan manfaat jamur dalam meningkatkan kualitas serta nilai gizi berbagai produk pangan.


Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru besar yang telah dikukuhkan. 


“Pada hari ini, Untag Surabaya mempersembahkan tiga guru besar baru untuk Ibu Pertiwi. Kami berharap apa yang disumbangkan oleh Untag Surabaya dapat menambah kesejahteraan, kemakmuran, kedamaian, dan keadilan bagi masyarakat Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia,” ujarnya (11/2)


Ia juga menceritakan bagaimana Prof. Teguh seharusnya pensiun pada 27 Desember 2024, namun SK pengangkatannya sebagai guru besar diterbitkan sebelas hari sebelumnya.


“Saat mengakhiri masa tugasnya sebagai dosen, ternyata bangsa dan negara masih membutuhkan kiprah Prof. Teguh,” tegas Ketua YPTA tersebut


Prof. Brahma Ratih dan Prof. Wardah juga memiliki kenangan tersendiri bagi J. Subekti, yang mengenang bantuan keduanya dalam pengabdian kepada masyarakat saat ia masih menjabat sebagai Kepala LPPM. 


“Selamat bertugas, Prof. Teguh, Prof. Brahma Ratih, dan Prof. Wardah,” kata dengan penuh bangga (11/2)


Turut hadir dalam acara tersebut Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM., yang dalam sambutannya berharap agar para profesor yang baru dikukuhkan dapat memberi dampak yang luas kepada kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara.


“Dengan bertambahnya jumlah profesor di Untag Surabaya, kami berharap universitas ini dapat menjadi kekuatan bagi perguruan tinggi swasta, khususnya di wilayah Jawa Timur, untuk mengangkat riset-riset unggulan kampus,” tegas Prof. Dyah (11/2)


Ia menambahkan, para profesor harus memiliki konsep dan model untuk mengatasi berbagai masalah sosial seperti kemiskinan dan stunting serta memberikan kontribusi nyata dalam swasembada pangan.


Suasana semakin mengharu biru saat penyampaian sambutan dari perwakilan keluarga masing-masing guru besar, yang juga dihadiri oleh cucu-cucu mereka.


Harapan besar disematkan kepada Prof. Dr. Ida Aju Brahma Ratih, M.M., Prof. Dr. Drs. Teguh Priyo Sadono, M.Si., dan Prof. Dr. Ir. Wardah, M.P., M.M. sebagai tonggak baru dalam pengembangan riset dan inovasi di Untag Surabaya, serta melahirkan penelitian berkualitas bagi akademik dan industri.


Pengukuhan ini menegaskan eksistensi Untag Surabaya sebagai pencetak akademisi unggul. Momen bersejarah ini juga mengapresiasi guru besar baru dan keluarganya. Mereka diharapkan berkolaborasi dengan akademisi, praktisi, dan industri untuk memberi dampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen Untag Surabaya mencetak SDM unggul. (Boby)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id