Portal Berita Online YPTA 1945 Surabaya
SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadhan 1446 H selama dua hari, yakni pada 6 – 7 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan siswa, khususnya bagi 210 siswa dari kelas X.
Pada hari pertama (6/3/25), suasana islami terasa kental sejak pagi. Para siswa bersama-sama membaca Al-Qur’an dalam sesi tadarus, kemudian mengikuti materi keislaman.
Materi pertama tentang puasa dan pembentukan ketakwaan disampaikan oleh Ismail Abduh, S.Ag., sedangkan materi kedua mengenai shalat dan amal saleh dibawakan oleh Sugeng, S.Pd.
Tidak hanya sesi ceramah, peserta juga diajak untuk bershalawat Nabi bersama di pelataran lantai UG SMATAG Surabaya, sehingga suasana lebih hidup dan interaktif.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperdalam pemahaman agama siswa, terutama dalam hal puasa, shalat, zakat, serta adab terhadap orang tua dan guru,” jelas Ismail Abduh (6/3/25)
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembentukan akhlak menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
“Harapan saya, anak-anak memiliki bekal agama yang kuat ketika terjun ke masyarakat. Ilmu memang penting, tetapi yang lebih utama adalah akhlak. Moralitas saat ini sedang mengalami degradasi, sehingga pembinaan akhlak harus lebih diperhatikan,” tegasnya.
Pada hari kedua (7/3/25), kegiatan diawali dengan shalat Dhuha dan istighosah bersama. Sesi berikutnya diisi dengan materi tentang adab dan pergaulan terhadap guru serta orang tua yang disampaikan oleh Qoyyimah, S.Pd.
“Orang tua adalah sosok yang telah melahirkan, merawat, membesarkan, dan mendidik kita sejak dalam kandungan hingga dewasa. Oleh karena itu, berbakti kepada mereka adalah kewajiban,” ujar Qoyyimah (7/3/25)
Para siswa juga diajak memahami makna Surat Al-Isra Ayat 23, yang menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua dan larangan berbicara kasar kepada mereka.
Pondok Ramadhan ini merupakan salah satu kegiatan yang dinaungi oleh Ekstrakurikuler Sie Kerohanian Islam (SKI) SMATAG Surabaya. Ketua Panitia SKI, Mido Sakhi Zaidan, menjelaskan bahwa SKI selalu aktif dalam penyelenggaraan acara keislaman di sekolah.
“SKI bertugas mengurus acara keislaman dan peringatan hari besar Islam (PHBI), termasuk Pondok Ramadhan ini. Kami juga bekerja sama dengan OSIS dalam pelaksanaannya. Materi yang kami dapatkan sangat bermanfaat, mulai dari shalat, puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga zakat dan adab. Harapannya, kegiatan ini bisa berjalan lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Zaidan
Semangat dan antusiasme yang terpancar selama dua hari pelaksanaan mencerminkan dampak positif kegiatan ini bagi para siswa SMATAG Surabaya. Diharapkan, Pondok Ramadhan dapat terus menjadi agenda rutin yang semakin berkualitas di tahun-tahun mendatang, serta memberikan manfaat lebih luas dalam pembentukan karakter Islami bagi generasi muda.
Reporter