Portal Berita Online YPTA 1945 Surabaya
Sebagai agenda tahunan, Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Karyawan (Kopkar) YPTA Surabaya untuk Tahun Buku 2024. Acara ini berlangsung pada Rabu, 19 Februari 2025, di Auditorium Lt. 6 Gedung R. Ing. Soekonjono, Untag Surabaya.
RAT diselenggarakan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus dan pengawas kepada anggota, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Laporan tahunan yang disampaikan mencakup evaluasi program kerja, kondisi keuangan, serta kebijakan yang telah dijalankan sepanjang tahun.
Acara ini dihadiri oleh Bendahara YPTA Surabaya, pengurus dan pengawas Kopkar YPTA Surabaya, serta 115 tamu undangan dari berbagai unit di lingkungan YPTA Surabaya, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan dari SMPTAG serta SMATAG Surabaya.
Ketua Pengurus Kopkar YPTA Surabaya, Teddy Prihantoro, S.E., M.M., menegaskan bahwa RAT merupakan momentum penting dalam evaluasi kinerja koperasi. Ia menjelaskan bahwa sejak 2008, Kopkar telah mengembangkan sistem informasi manajemen yang mempermudah transaksi simpanan, pinjaman, dan bursa bagi anggota.
“Kopkar berterima kasih kepada Tuhan dan kepada anggotanya. Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri, hari ini adalah anugerah dari Tuhan, karena pembina, pengurus, dan anggota ada di sini,” tutup Kepala Badan Usaha Milik Yayasan itu
Sementara itu, Bendahara YPTA Surabaya, Dr. Ontot Murwato, Suwondo, M.M., Ak., CMA., CA., CPA, membagikan pengalamannya sebagai anggota Kopkar sejak 1994. Ia mengapresiasi perkembangan koperasi yang semakin baik dari waktu ke waktu.
“Kopkar mengalami pasang surut. Di tahun 90-an, saya bahkan tidak tahu apakah saya terdaftar sebagai anggota atau tidak, Namun, setelah puluhan tahun, saya merasa sangat gembira melihat perkembangan Kopkar YPTA yang semakin baik,” ucapnya.
Dr. Ontot juga memaparkan indikator pertumbuhan koperasi, di antaranya peningkatan modal sendiri dari Rp6,7 miliar pada 2022 menjadi Rp8 miliar pada 2024, serta pertumbuhan jumlah anggota dari 617 orang pada 2023 menjadi 718 orang pada 2024. Dengan skor kinerja 83,9, Kopkar YPTA Surabaya termasuk dalam kategori koperasi sehat.
“Jika YPTA sehat, maka Kopkar juga sehat. Mari kita bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Jika di YPTA kita menerapkan Good YPTA Governance, maka di Kopkar kita juga harus memiliki Good Kopkar Governance,” tegasnya
Testimoni anggota Kopkar YPTA Surabaya ditampilkan dalam bentuk video. Salah satunya berasal dari Dr. Endang Prasetyawati, S.H., M.Hum., dosen Fakultas Hukum Untag Surabaya yang baru purna tugas pada 1 Februari 2025.
“Saya menjadi anggota Kopkar sejak 1986 dan menyaksikan langsung perjalanan naik turunnya koperasi ini. Kopkar sangat bermanfaat bagi dosen dan karyawan Untag Surabaya, dengan prosedur pinjaman yang cepat dan bunga ringan. Ini sangat membantu anggota. Harapan saya, Kopkar dapat meningkatkan batas limit pinjaman serta memperpanjang jangka waktu angsuran. Jaya selalu Kopkar Untag Surabaya,” ujar Endang (19/2)
Acara dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Kopkar. Ketua Pengawas, Dr. M. Taufiq Hidayat, S.E., M.M. menegaskan bahwa sistem informasi akuntansi terus diperbarui untuk mendukung kebutuhan internal dan eksternal koperasi, memastikan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan.
Sesi tanya jawab berlangsung dengan antusias. Erlyan, perwakilan SMPTAG Surabaya, mengajukan pertanyaan mengenai kebijakan bagi anggota yang mengalami kesulitan dalam mengembalikan pinjaman.
Menanggapi hal ini, pengurus menjelaskan bahwa anggota Kopkar adalah karyawan tetap YPTA Surabaya, sehingga sebelum pinjaman diberikan, pengurus mempertimbangkan take-home pay mereka. Jika memungkinkan, pembayaran cicilan akan dipotong langsung dari gaji untuk memudahkan proses pelunasan.
Sementara itu, Dofir, juga perwakilan dari SMPTAG Surabaya, menanyakan kemungkinan RAT dilakukan secara daring agar seluruh anggota bisa berpartisipasi. Pengurus menjelaskan bahwa sistem perwakilan digunakan demi efisiensi. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa jika seluruh anggota diundang secara langsung, fokus mereka cenderung hanya pada Sisa Hasil Usaha (SHU), sehingga sistem perwakilan dianggap lebih efektif.
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian doorprize serta 15 voucher belanja senilai Rp100.000 bagi anggota yang hadir.
Laporan Tahun Buku 2024 kali ini menunjukkan bahwa Kopkar YPTA Surabaya telah berupaya meningkatkan transparansi, menyempurnakan sistem administrasi, dan memperkuat tata kelola dalam aspek organisasi, administrasi, dan manajemen.
Di sektor usaha dan permodalan, koperasi mencatat pertumbuhan positif melalui penyesuaian tenor pinjaman serta peningkatan batas maksimal pinjaman bagi anggota. Dukungan yayasan dan jumlah anggota yang besar menjadi faktor pendukung bagi perkembangan koperasi ke depan.
Meski demikian, tantangan seperti minimnya partisipasi anggota serta persaingan dengan layanan keuangan modern tetap perlu diatasi melalui inovasi dan strategi bisnis yang lebih kuat.
Reporter