Ujian Praktik SMATAG Surabaya Dari Lari Sprint Hingga Mengkafani Jenazah

  • 13 Februari 2025
  • 104

SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya melaksanakan ujian praktik bagi siswa kelas 12 dalam mata pelajaran Seni Budaya, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Jasmani, (10/2/25). Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur keterampilan dan pemahaman siswa dalam berbagai aspek, mulai dari kreativitas seni rupa, ketahanan fisik, hingga pemahaman dalam praktik keagamaan.


Seni Budaya: Mengasah Kreativitas Melalui Siluet Pemandangan


Dalam ujian praktik Seni Budaya, siswa membuat karya seni rupa bertema siluet pemandangan. Guru Seni Budaya SMATAG Surabaya, Arief Bayu Satriawan, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa para siswa diberikan kebebasan dalam menentukan bentuk pemandangan yang mereka gambar berdasarkan soal yang telah disediakan. Pewarnaan hitam putih digunakan untuk menguji keterampilan kontras dan keseimbangan visual.


“Kami sedang melaksanakan ujian praktik seni rupa, dan kebetulan anak-anak ini sedang mengerjakan ujian dengan tema siluet pemandangan. Pewarnaannya menggunakan hitam putih, dan tema mereka tentukan berdasarkan soal yang diberikan. Tentunya, hasil karya mereka akan berbeda-beda,” ujar Arief Bayu (10/2)


Sekolah menyediakan kertas dan cat, sementara siswa membawa alat-alat seperti kuas atau palet. Penilaian karya dilakukan berdasarkan originalitas, kesesuaian tema, ketepatan waktu pengumpulan, serta teknik pewarnaan dan finishing akhir. Arief berharap ujian ini menjadi bekal bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang desain, arsitektur, atau desain produk.


“Kami mengupayakan agar siswa dapat diterima di kampus negeri dan favorit mereka melalui jalur SNNBT,” tambahnya


Pendidikan Jasmani: Mengukur Ketahanan Fisik Siswa


Mata pelajaran Pendidikan Jasmani juga mengadakan ujian praktik yang melibatkan berbagai tes kebugaran fisik antara lain lari sprint 40 meter, senam lantai roll depan, senam irama, dan blip test lari 100 meter.


“Ujian praktik ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa, sehingga mereka dapat memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik,” tegas Aldi Ramadhani, S.Pd., Guru Pendidikan Jasmani di SMATAG Surabaya


Pendidikan Agama Islam: Mempersiapkan Siswa dalam Merawat Jenazah


Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, siswa diuji dalam praktik perawatan jenazah yang meliputi memandikan, mengkafani, menyolatkan, dan menguburkan jenazah. Guru Pendidikan Agama Islam SMATAG Surabaya, Ismail Abduh, S.Ag., menjelaskan bahwa ujian praktik ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan dalam merawat jenazah serta menumbuhkan kepedulian terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.


“Tujuan dari praktik ini adalah agar siswa memiliki keterampilan dalam merawat jenazah, menumbuhkan kepedulian terhadap kematian, terutama dalam lingkungan keluarga, serta memiliki aspek spiritual dalam membangun hubungan dengan Allah,” ungkap Ismail Abduh


Ujian praktik ini menjadi syarat kelulusan bagi siswa kelas 12 di SMATAG Surabaya, tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga mengasah keterampilan seni, kebugaran fisik, dan aspek keagamaan sebagai bekal menuju perguruan tinggi. 


Pelaksanaannya mencerminkan komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang kreatif, sehat, dan berkarakter. Dengan persiapan matang, diharapkan siswa dapat mengaplikasikan ilmu mereka dalam kehidupan akademik, sosial, dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (Boby)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id