HIMASI Untag Surabaya Terima Kunjungan Sastra Inggris Sanata Dharma

  • 26 Juni 2026
  • 20

Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris (HIMASI) Untag Surabaya menerima kunjungan Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris (HMPS) Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam kegiatan studi banding yang berlangsung di Graha Widya Untag Surabaya, Senin (22/6/26).


Kegiatan ini menjadi studi banding lintas provinsi pertama yang dilaksanakan oleh HIMASI Untag Surabaya. Sebelumnya, HIMASI telah menjalin kegiatan serupa dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur, seperti Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Trunojoyo Madura (UTM), dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA).


Pembina HIMASI Untag Surabaya, Bramantya Pradipta, S.Hum., M.Hum., menjelaskan bahwa Universitas Sanata Dharma dipilih sebagai mitra studi banding karena hubungan baik yang telah terjalin antara kedua program studi selama bertahun-tahun.


“Mereka memiliki program yang bagus dan Untag Surabaya juga. Kedua program studi ini memiliki hubungan mitra yang baik dengan Sastra Inggris Sanata Dharma. Ke depannya ada banyak peluang kerja sama, seperti pertukaran mahasiswa, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat, sehingga organisasi mahasiswa juga bisa mulai bersinergi melalui program-program kolaboratif,” ujarnya (22/6)


Menurut Bramantya, kerja sama antara Program Studi Sastra Inggris Untag Surabaya dan Universitas Sanata Dharma telah berlangsung lebih dari lima tahun. Namun, kegiatan studi banding antarhimpunan mahasiswa baru terlaksana untuk pertama kalinya pada tahun ini.


Selain mempererat hubungan antarmahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk bertukar informasi mengenai tata kelola organisasi, program kerja unggulan, serta berbagai tantangan yang dihadapi masing-masing himpunan dalam menjalankan kegiatan kemahasiswaan.


Setelah sesi pemaparan materi selesai, suasana kegiatan berlangsung lebih cair dan interaktif. Peserta dari HIMASI Untag Surabaya dan HMPS Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma membentuk lingkaran dan duduk bersama untuk berbagi pengalaman berorganisasi di kampus masing-masing. Mereka mendiskusikan pelaksanaan program kerja, strategi meningkatkan keterlibatan mahasiswa, hingga solusi terhadap berbagai kendala yang sering ditemui dalam menjalankan organisasi.


Bramantya menilai kegiatan seperti ini penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai berbagai praktik organisasi yang diterapkan di perguruan tinggi lain.


“Harapannya mahasiswa mendapatkan wawasan baru mengenai program-program yang bisa dilakukan oleh organisasi mahasiswa. Selain itu, mereka juga memiliki relasi dan kenalan baru dari kampus lain yang dapat menjadi referensi untuk pengembangan kegiatan di masa depan,” katanya.


Sementara itu, mahasiswa Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma angkatan 2025, Audrey Katarina, mengaku mendapatkan pengalaman berkesan selama mengikuti kegiatan tersebut.


“Kesan pesannya sangat menyenangkan karena bisa bertemu teman-teman dari Untag Surabaya. Kami juga bisa berbagi informasi antarhimpunan mengenai program kerja dan masalah yang sering dihadapi. Selain itu, kami mendapatkan relasi baru dari teman-teman di sini,” ungkap Audrey.


Pertemuan perdana ini tidak hanya mempertemukan dua himpunan mahasiswa, tetapi juga membuka peluang lahirnya berbagai kolaborasi lintas kampus pada masa mendatang. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id