Podcast HIMAJEMEN Untag Surabaya Bahas Strategi Kelola Waktu

  • 03 Juli 2026
  • 12

Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAJEMEN) Untag Surabaya menggelar podcast perdana bertema “Manajemen Waktu: Kelola Waktu, Maksimalkan Diri, Raih Prestasi” di Studio Warta 17 Agustus, Rabu (1/7/2026).


Podcast tersebut membahas tantangan mahasiswa dalam mengelola waktu di tengah aktivitas perkuliahan, organisasi, pekerjaan, dan kehidupan pribadi. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi strategi agar mahasiswa tetap produktif tanpa mengabaikan kesehatan fisik maupun mental.


Podcast menghadirkan Ketua HIMAJEMEN Untag Surabaya, Fitri Novita Diyani, dan Bupati Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Ismi Wardhani, sebagai narasumber. Diskusi dipandu Najwa Amelia.


Ketua HIMAJEMEN Untag Surabaya, Fitri Novita Diyani, menjelaskan bahwa tema manajemen waktu dipilih karena menjadi salah satu persoalan yang paling dekat dengan kehidupan mahasiswa.


“Tema manajemen waktu kami pilih karena merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi mahasiswa saat ini. Banyak mahasiswa harus membagi waktu antara perkuliahan, organisasi, pekerjaan, dan kehidupan pribadi. Melalui podcast ini, kami ingin memberikan wawasan serta tips praktis agar mahasiswa mampu mengatur waktu secara lebih efektif sehingga tetap produktif tanpa mengabaikan kesehatan fisik maupun mental,” jelasnya.


Fitri mengatakan, HIMAJEMEN memilih format podcast karena dinilai lebih dekat dengan kebiasaan mahasiswa. Selain menghadirkan diskusi yang lebih santai, podcast juga dapat didengarkan kembali sehingga manfaatnya bisa menjangkau lebih banyak audiens.


“Biasanya anak-anak zaman sekarang lebih sering dengar podcast, jadi kami menyesuaikan saja. Selain itu, diskusinya bisa lebih mengalir dan bisa didengarkan kapan saja,” tambahnya.


Selama sekitar 45 menit, kedua narasumber berbagi pengalaman dalam mengatur waktu di tengah padatnya aktivitas sebagai mahasiswa. Mereka membahas beberapa strategi sederhana, seperti menentukan skala prioritas, menyusun to-do list, memanfaatkan kalender digital, serta menyediakan waktu istirahat agar terhindar dari kelelahan.


Diskusi tersebut juga menegaskan bahwa produktivitas tidak diukur dari seberapa sibuk seseorang, melainkan dari kemampuannya menyelesaikan tanggung jawab secara optimal. Pengelolaan waktu yang baik menjadi kunci agar mahasiswa dapat menjalankan berbagai peran secara seimbang.


Senada dengan Fitri, Ismi Wardhani menilai kemampuan mengelola waktu tidak hanya bergantung pada teknik menyusun jadwal, tetapi juga dipengaruhi pola pikir. Menurutnya, komitmen terhadap tanggung jawab menjadi kunci untuk mengatasi rasa malas dan menjaga konsistensi.


“Semua tergantung mindset. Kalau dari awal sudah berpikir malas, ya pasti akan malas. Tapi kalau sudah berniat bahwa kegiatan itu penting untuk keberhasilan bersama, maka kita akan lebih mengutamakan kepentingan bersama dibanding ego pribadi,” ujar Ismi.


Podcast perdana ini menjadi awal rangkaian program pengembangan soft skills yang disiapkan HIMAJEMEN Untag Surabaya. Ke depan, organisasi tersebut juga akan menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan, public speaking, dan personal branding sebagai wadah pengembangan kompetensi akademik maupun nonakademik mahasiswa. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id