Fakultas Teknik Untag Surabaya kembali mencatat sejarah penting dalam dunia pendidikan tinggi. Melalui Rapat Terbuka Senat yang digelar di Auditorium R. Soeparman Hadipranoto, Grha Wiyata Lantai 9 Untag Surabaya pada Kamis 14 Agustus 2025, sebanyak 487 lulusan Fakultas Teknik resmi dikukuhkan, mencakup jenjang sarjana, magister, dan profesi insinyur.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat, dipimpin oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes., IPU., ASEAN Eng., selaku Ketua Senat, bersama Wakil Dekan, Supangat, S.Kom., M.Kom., Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., yang bertindak sebagai Sekretaris Senat.
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar penanda akhir studi, melainkan awal perjalanan pengabdian yang lebih luas.
“Ilmu yang Anda peroleh di bangku kuliah adalah bekal. Setelah ini, tantangan nyata menunggu. Bangsa ini menanti kontribusi Anda, bukan hanya sebagai tenaga profesional, tetapi juga sebagai insan yang menjunjung nilai-nilai Catur Dharma Untag,” ujarnya. (14/8)
Ia menambahkan, keberhasilan lulusan Fakultas Teknik bukan hanya terukur dari IPK tinggi, tetapi juga integritas lulusan yang membawa semangat patriotisme, sesuai visi Catur Dharma Untag Surabaya.
“Kami ingin lulusan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme dan kepedulian sosial yang tinggi,” tambahnya.
Suasana akademik yang penuh semangat patriotisme makin terasa sejak awal acara, diawali dengan penampilan Tari Sparkling Surabaya, dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Hymne Untag Surabaya.
Dari total 487 lulusan, mayoritas berasal dari Program Sarjana (S-1) dengan jumlah 397 orang. Mereka tersebar di berbagai program studi, yakni Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Elektro, dan Teknik Informatika.
Selain itu, Program Magister S-2 Teknik Sipil meluluskan 57 mahasiswa, sedangkan Program Profesi Insinyur PSPPI menambahkan 33 lulusan baru. Konsentrasi terbesar datang dari Prodi Teknik Informatika dengan 105 sarjana, disusul Teknik Sipil dengan 78 lulusan, Teknik Industri 70 lulusan, Teknik Mesin 61 lulusan, Arsitektur 48 lulusan, dan Teknik Elektro 35 lulusan.
Tak hanya kuantitas, kualitas lulusan juga tercermin melalui capaian akademik membanggakan. Di tingkat sarjana, Arla Meica Regita Sugianto dari Teknik Industri meraih IPK tertinggi 3,91 dalam delapan semester. Prestasi serupa ditorehkan oleh Nadya Nur Haliza dari Teknik Sipil dengan IPK 3,89, Agnes Juita Marbun dari Teknik Elektro dengan IPK 3,88, Jessyca Angelique Haryono dari Arsitektur dengan IPK 3,84, Muhammad Achmal Triaditya dari Teknik Mesin dengan IPK 3,68, serta Audilla Candra Haikala dari Teknik Informatika dengan IPK 3,84.
Di tingkat Magister, Bias Angga Permana mencatatkan prestasi gemilang dengan IPK 3,98 yang diraih hanya dalam dua semester masa studi. Sementara itu, pada Program Profesi Insinyur, Lasidi tampil sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,92. Ia berhasil menuntaskan studi dalam dua semester dan menjadi contoh nyata keberhasilan penerapan pembelajaran berbasis kompetensi di PSPPI Untag Surabaya.
Pengukuhan 487 lulusan Fakultas Teknik Untag Surabaya menegaskan komitmen kampus dalam mencetak engineer profesional berdaya saing global. Acara ditutup dengan pembacaan janji, doa bersama, serta suasana haru dan bahagia yang mengiringi awal perjalanan baru para lulusan. (Boby)