Lomba Mobile Legends Jadi Sarana Tanamkan Nilai Perjuangan di SMPTAG

  • 15 Agustus 2025
  • 3042

Di era serba digital, SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya memilih jalan berbeda. Alih-alih melarang siswa bermain game, sekolah ini justru memanfaatkan e-sport populer seperti Mobile Legends untuk mengajarkan strategi, kerja sama tim, hingga nilai sportifitas. Semua itu dikemas dalam semarak lomba menyambut HUT RI ke-80, memadukan dunia teknologi dengan semangat perjuangan.


Berlokasi di selasar sekolah, perlombaan e-sport ini mengusung format pertandingan 5 vs 5 dan diikuti para siswa yang penuh antusias. Tak sekadar hiburan, kegiatan ini dirancang untuk mempererat kebersamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif melalui media digital.


Nurul Huda, S.Ag., M.Pd., Kepala Urusan Kesiswaan SMPTAG Surabaya sekaligus penanggung jawab kegiatan, menuturkan bahwa ide lomba ini lahir dari kesadaran akan perubahan zaman.


“Kita tidak bisa menolak kehadiran teknologi. Justru kita harus mengarahkan agar penggunaannya positif. Dalam game Mobile Legends, anak-anak belajar ketangkasan, strategi, dan kerja sama tim. Mereka belajar untuk sportif, bermain dengan jujur, tanpa cara yang tidak benar,” ujarnya (12/8)




Uniknya, lomba game Mobile Legends ini ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan pada siswa SMPTAG Surabaya


Yang menarik, lomba Mobile Legends ini bukan sekadar adu strategi di layar ponsel, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan nilai perjuangan. Melalui setiap serangan, pertahanan, dan koordinasi tim, siswa diajak memahami bahwa kemenangan tidak datang begitu saja, ada kerja keras, pengorbanan, dan kebersamaan di baliknya, sama seperti perjuangan para pahlawan 80 tahun silam.


“Kemerdekaan 80 tahun lalu tidak diraih dengan mudah. Ada pengorbanan besar, bahkan nyawa. Itu yang kami ingin tanamkan. Kalau mau sukses, harus ada pengorbanan, harus totalitas. Semangat ini kami padukan dalam kegiatan yang sesuai dengan dunia mereka, yaitu e-sport,” tambah Nurul Huda dengan semangat.


Melalui kegiatan ini, SMPTAG Surabaya membuktikan bahwa pendidikan yang mereka jalankan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kreativitas siswa. Dengan mengikuti lomba ini, siswa belajar berkompetisi secara sehat, menghargai lawan, dan mengasah kemampuan berpikir kritis.


“Kami ingin anak-anak punya pengalaman yang membekas, bahwa kerja sama dan strategi adalah kunci keberhasilan, baik di game maupun di kehidupan nyata,” lanjutnya


Sorakan penonton yang mendukung teman satu kelas membuat suasana makin hidup. Para peserta berkoordinasi penuh semangat, merayakan kemenangan dengan senyum, dan menerima kekalahan dengan lapang dada, cerminan sportifitas yang selama ini ditanamkan sekolah.


Dari selasar SMPTAG Surabaya, terlihat jelas wajah pendidikan yang dinamis dan adaptif. Dunia digital bukanlah ancaman, melainkan jembatan untuk menanamkan nilai-nilai luhur. Dan dari sini pula, lahir generasi muda yang melek teknologi sekaligus menjunjung tinggi semangat kemerdekaan pantang menyerah, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Boby)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\