Program Berani Sehat dan Cerdas Anwar Hafid Jadi Sorotan

  • 08 September 2026
  • 16

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid ramai diperbincangkan di media sosial setelah sejumlah warganet menyoroti program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Perbincangan itu menguat setelah komika Arie Kriting melalui unggahan di Threads mempertanyakan contoh kepala daerah yang memiliki program nyata dan dirasakan masyarakat. Nama Anwar kemudian banyak disebut warganet melalui dua program unggulannya, yakni Berani Cerdas dan Berani Sehat.




Di sektor pendidikan, Program Berani Cerdas menjadi salah satu kebijakan yang paling banyak mendapat perhatian. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat program tersebut telah menjangkau 23.569 penerima dengan alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar hingga akhir 2025. Program ini diarahkan untuk membantu pembiayaan pendidikan, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.




Sementara itu, Program Berani Sehat diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat. Melalui program ini, warga Sulawesi Tengah dapat memperoleh layanan kesehatan gratis berbasis KTP, khususnya bagi pasien kelas III serta masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan atau mengalami kendala kepesertaan aktif JKN. Kebijakan tersebut diharapkan memangkas hambatan administrasi yang selama ini kerap membuat pelayanan kesehatan tertunda.




Selain program pendidikan dan kesehatan, gaya kerja Anwar juga menjadi bagian dari sorotan publik. Dalam materi infografis, ia digambarkan membuka ruang konsultasi dengan warga setelah salat Subuh berjemaah di masjid. Pola komunikasi langsung tersebut dipandang sebagai cara untuk mendengar keluhan masyarakat tanpa sekat protokoler, sebelum keluhan warga ditindaklanjuti melalui perangkat pemerintahan terkait.




Anwar juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak harus selalu diwujudkan melalui proyek besar yang bersifat mercusuar. Dalam kutipan pada materi infografis, ia menyampaikan, “Saya tidak masalah menjadi tidak populer dengan pembangunan proyek mercusuar, asalkan bisa fokus membangun kualitas SDM daerah.” Prinsip tersebut memperlihatkan arah kebijakan yang lebih menekankan investasi jangka panjang pada pendidikan, kesehatan, dan kualitas manusia sebagai fondasi pembangunan Sulawesi Tengah. (Ivan)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id