Untag Surabaya Jadi Tuan Rumah Google Cloud Next Extended

  • 11 September 2026
  • 8

Google Developer Group (GDG) Cloud Surabaya menggelar Google Cloud Next Extended Surabaya 2026 di Auditorium Lantai 6 Gedung R. Ing. Soekonjono Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (5/9/2026). Mengusung tema “From Prototype to Production”, kegiatan ini mendorong peserta memahami proses pengembangan ide teknologi dari tahap konsep hingga siap diterapkan.


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 16.00 WIB tersebut diselenggarakan GDG Cloud Surabaya bekerja sama dengan HimaSista atau Himpunan Mahasiswa Sistem dan Teknologi Informasi Untag Surabaya. Acara ini terbuka untuk masyarakat umum, mulai dari mahasiswa, pegiat teknologi, pengembang aplikasi, hingga peserta dari latar belakang non-IT yang ingin memperluas wawasan mengenai Google Cloud dan kecerdasan buatan.


Co-Organizer GDG Cloud Surabaya sekaligus Senior Site Reliability Engineer (SRE), Ronald Dimas Yuwandika, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang untuk membawa pembaruan materi dari Google Cloud Next kepada komunitas lokal. Menurutnya, forum tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami perkembangan teknologi secara lebih dekat dan aplikatif.


“Kami berinisiatif untuk memberikan update materi-materi yang disampaikan di Google Cloud Next di San Francisco ke lokal komunitas melalui event ini,” ujar Ronald.


Berbeda dari kegiatan yang hanya berisi pemaparan materi, Google Cloud Next Extended Surabaya 2026 juga menghadirkan workshop, sesi tanya jawab, permainan, dan networking. Melalui konsep tersebut, peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga memperoleh gambaran praktis mengenai penerapan teknologi dalam pengembangan produk digital.


Sesi pertama menghadirkan Doni Rubiagatra dengan materi “Refactor or Rewrite Legacy Laravel? A Dual-Path Deep Dive with Gemini Antigravity”. Setelah itu, peserta mengikuti sesi “Gemini Spark 101” bersama Angga Agia Wardhana. Pada sesi terakhir, Surahutomo Aziz Pradana membawakan materi “Fortifying the Enterprise: Building Privacy-First AI Pipeline with the Gemma Ecosystem”.


Melalui tiga sesi tersebut, peserta mendapatkan sudut pandang mengenai pemanfaatan teknologi cloud, pengembangan aplikasi, hingga penerapan kecerdasan buatan yang memperhatikan aspek privasi. Materi yang dibawakan juga sejalan dengan kebutuhan industri teknologi yang tidak hanya menuntut ide baru, tetapi juga kemampuan membawa prototipe menjadi solusi yang dapat digunakan secara nyata.


Selain memperoleh materi teknis, peserta juga mengikuti sesi interaktif untuk membangun jejaring dengan sesama peserta maupun pegiat teknologi. Sesi networking menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, membuka peluang kolaborasi, serta memperluas koneksi di ekosistem teknologi Surabaya.


Ronald berharap kegiatan tersebut dapat memberi manfaat bagi peserta dari berbagai latar belakang. “Harapan saya, peserta memperoleh ilmu yang bermanfaat dan muncul inovator-inovator baru, baik dari kalangan teknis maupun nonteknis,” ungkapnya.


Melalui Google Cloud Next Extended Surabaya 2026, peserta diajak melihat bahwa inovasi tidak berhenti pada ide atau prototipe. Semangat “From Prototype to Production” menjadi pengingat bahwa gagasan teknologi perlu diuji, dikembangkan, dan diwujudkan agar dapat memberikan manfaat lebih luas. (Aura)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id