Empat Siswa TKJ SMKN 1 Kembali Magang di DSI Untag Surabaya

  • 04 Agustus 2026
  • VaniaS
  • 13

Empat siswa Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri (SMKN) 1 Surabaya akan menjalani program magang di Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya.


Program magang tersebut berlangsung selama enam bulan, mulai Agustus 2026 hingga Februari 2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi dunia pendidikan vokasi dengan lingkungan kerja profesional, khususnya di bidang teknologi informasi dan jaringan.


DSI YPTA Surabaya kembali dipilih sebagai tempat magang setelah pelaksanaan periode sebelumnya dinilai berjalan baik. Para siswa yang mengikuti magang sebelumnya disebut mendapatkan pengalaman, keterampilan, serta pembelajaran karakter kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia profesional.


Guru Produktif TKJ sekaligus Guru Pembimbing Magang TKJ SMKN 1 Surabaya, Dr. Yektiono, S.Pd., S.ST., M.Pd., mengatakan program magang sebelumnya di DSI berjalan lancar dan selesai tepat waktu.


“Periode lalu saya juga membimbing siswa-siswa magang di DSI untuk enam bulan yang sama. Pada periode 2025, terdapat empat siswa. Begitu pun tahun 2026 saat ini, jumlahnya juga sama, yaitu empat siswa,” ujar Yektiono, Jumat (31/7/2026).


Menurut Yektiono, pengalaman magang di DSI tidak hanya memperkuat keterampilan teknis siswa. Mereka juga belajar mengenai sikap, kedisiplinan, komunikasi, dan cara bekerja dalam lingkungan profesional.


“Siswa magang di DSI yang tahun lalu selesai dengan tepat waktu, lancar, dengan hasil yang baik, sesuai yang diharapkan. Anak-anak mendapat kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan juga diajari sikap di Untag Surabaya dengan model karakter di dunia kerja di lingkungan DSI,” jelasnya.


Selama menjalani magang, siswa memperoleh pendampingan dari tim DSI YPTA Surabaya. Mereka mendapatkan pengalaman baru yang melengkapi pembelajaran di sekolah.


“Anak-anak mendapat banyak hal baru, selain yang mereka pelajari di bangku sekolah. Ditambah pembimbing dari DSI sendiri, ada Pak Rohmat, Pak Eko, dan beberapa tim yang membimbing anak-anak. Mereka sangat enjoy, bahkan selesai magang pun mereka masih memiliki hubungan komunikasi yang baik dengan rekan-rekan DSI,” imbuhnya.


Hasil positif dari program sebelumnya membuat SMKN 1 Surabaya kembali merekomendasikan DSI sebagai tempat magang. Yektiono menyebut keputusan itu diambil melalui evaluasi manajemen jurusan TKJ bersama pihak sekolah.


“Dari hasil evaluasi kami selaku manajemen jurusan di TKJ, kami melaporkan kepada manajemen sekolah berkaitan dengan tempat-tempat magang yang ada, dipakai lagi atau tidak dipakai lagi. DSI masuk ke rangking yang tinggi dan masuk ke dalam yang dievaluasi untuk direkomendasikan dipakai lagi,” kata Yektiono.


Ia menilai DSI memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, mulai dari pembimbingan, penjadwalan, pemberian pekerjaan, hingga pelaporan kegiatan.


“Di DSI sangat bagus, dari mulai pembimbingan, penjadwalan, job pekerjaan, dan pelaporan, semuanya dikerjakan dan dibimbing, dipenuhi oleh tim DSI dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan yang kami butuhkan. Kami dilayani dengan baik,” tuturnya.


Direktur DSI YPTA Surabaya, Eko Halim Santoso, M.Kom., menyambut baik kepercayaan tersebut. Menurutnya, magang menjadi ruang belajar bagi siswa sekaligus bentuk kontribusi DSI dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda.


“Bagi kami, program magang bukan hanya menjadi ruang bagi siswa untuk belajar dan mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi DSI untuk turut berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi dan sikap profesional sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar Eko.


Eko berharap siswa magang dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh di sekolah. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu memahami cara bekerja dalam tim dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.


“Melalui pendampingan dari tim DSI, kami berharap siswa dapat memperoleh pengalaman yang bermanfaat, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun cara bekerja dalam sebuah tim. Di sisi lain, kehadiran siswa magang juga menjadi bagian dari kolaborasi DSI dengan dunia pendidikan untuk bersama-sama menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten,” lanjutnya.


Melalui program magang ini, siswa TKJ SMKN 1 Surabaya diharapkan memperoleh bekal nyata untuk menghadapi dunia kerja. Kolaborasi tersebut juga menjadi bentuk dukungan DSI YPTA Surabaya terhadap pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi generasi muda di bidang teknologi informasi.


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

Vania

Reporter