Hasil EKIS Jatim, Kinerja SMATAG Surabaya Lampaui Ekspektasi

  • 15 Januari 2026
  • 1925

Hasil Evaluasi Kinerja Sekolah (EKIS) yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menghadirkan kejutan positif bagi SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya. Evaluasi yang berlangsung di Meeting Room SMATAG Surabaya pada Selasa, 13 Januari 2026 ini menilai sekolah tersebut melampaui ekspektasi pengawas dalam pelaksanaan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sekolah.


Kegiatan Evaluasi Kinerja Sekolah dilakukan oleh pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Cabang Sidoarjo–Surabaya. EKIS sendiri merupakan istilah baru yang digunakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, kegiatan ini dikenal sebagai Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS). Namun pada tahun ini, cakupan penilaian diperluas sehingga tidak hanya berfokus pada kepala sekolah, tetapi mencakup evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sekolah.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM SMATAG Surabaya, Achmad Yusuf, M.Pd., Gr., menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan EKIS terdapat 50 instrumen penilaian yang harus dipenuhi oleh sekolah. Instrumen tersebut merupakan hasil pengembangan dari delapan Standar Nasional Pendidikan, yang mencakup standar isi, standar proses, standar pengelolaan, serta sejumlah standar lainnya.


“Evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana sekolah telah melaksanakan berbagai instrumen yang ditetapkan. Harapan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur adalah terwujudnya sekolah yang bersih, aman, nyaman, dan mampu berdaya saing, serta menerapkan budaya 5S dalam kegiatan sehari-hari,” jelas Yusuf (13/1)


Ia menambahkan bahwa evaluasi ini dilaksanakan di seluruh SMA, baik negeri maupun swasta, khususnya di wilayah Surabaya. Dalam proses penilaian, pengawas sekolah tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen, tetapi juga melakukan observasi langsung ke sejumlah ruangan untuk melihat pelaksanaan kegiatan dan kondisi lingkungan sekolah.


Berdasarkan hasil evaluasi sementara, Achmad Yusuf menyampaikan bahwa dua pengawas yang hadir memberikan apresiasi terhadap kesiapan SMATAG Surabaya. Instrumen yang dipersiapkan sekolah, serta hasil observasi di lapangan, dinilai telah melampaui ekspektasi awal pengawas.


“Masukan dari pengawas akan kami jadikan bahan evaluasi agar SMATAG Surabaya menjadi lebih baik lagi. Target utama kami adalah memenuhi standar yang ditetapkan negara sehingga mampu memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal kepada masyarakat, khususnya siswa dan orang tua,” ujarnya


Lebih lanjut, hasil evaluasi ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian target penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran mendatang. Untuk tahun ajaran 2026/2027, SMATAG Surabaya menargetkan enam rombongan belajar dengan jumlah maksimal 216 siswa. (Boby)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\