Penanaman TOGA Warnai Class Meeting Akhir Semester SMPTAG Surabaya

  • 17 Desember 2025
  • 2915

Kegiatan class meeting akhir semester di SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya diisi dengan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dirancang sebagai sarana edukasi kesehatan dan lingkungan bagi siswa pada Selasa, 16 Desember 2025.


Class meeting atau classmeet merupakan agenda rutin sekolah yang dilaksanakan setiap akhir semester. Berbeda dari pembelajaran di dalam kelas, kegiatan ini dirancang sebagai ruang ekspresi bakat, penguatan kebersamaan, sekaligus pembelajaran kontekstual bagi para siswa.


Penanggung jawab kegiatan, H. Nurul Huda, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa berbagai aktivitas dihadirkan untuk menyalurkan minat dan potensi siswa. Mulai dari pertandingan Mobile Legends, lomba gobak sodor sebagai permainan tradisional, hingga senam bersama yang melibatkan seluruh siswa dan guru.


“Ini merupakan kegiatan rutin kami setiap akhir semester. Kami sebut class meeting, di mana ada banyak kegiatan untuk mengekspresikan bakat siswa. Tadi pagi sebelum penanaman TOGA, kami sempatkan senam bersama seluruh siswa dan guru, dan kegiatan ini akan berakhir saat penerimaan rapor besok,” ujar Nurul Huda, S.Ag., M.Pd, penanggung jawab kegiatan. 


Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan dalam classmeet kali ini adalah penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang dikemas sebagai pembelajaran edukasi kesehatan dan lingkungan. Pemilihan TOGA dilakukan untuk mengenalkan sejak dini berbagai jenis tanaman obat beserta manfaatnya bagi kesehatan.


“Alasan memilih tanaman TOGA, pertama ingin mengenalkan kepada anak-anak jenis TOGA yang bermanfaat terutama bagi kesehatan. Selain itu, kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian siswa. Harapannya, kegiatan ini bisa mereka terapkan di rumah, bahkan dengan memanfaatkan barang bekas seperti botol atau kemasan susu,” jelasnya.


Kegiatan penanaman TOGA ini juga memiliki keterkaitan langsung dengan pembelajaran di kelas, khususnya mata pelajaran IPA. Di dalam kelas, siswa mempelajari jenis-jenis tanaman serta manfaatnya, sementara melalui kegiatan ini mereka diajak untuk mempraktikkan teori tersebut secara langsung.


“Kami tidak hanya mengajarkan cara menanam, tetapi juga merawatnya. Nanti kami lihat perkembangannya. Setelah ada hasil, anak-anak juga akan kami ajari bagaimana memanfaatkan tanaman tersebut agar bernilai, bahkan bisa menghasilkan uang dari jual beli tanaman,” tambahnya


Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Kania dan Savi, siswi kelas IX, mengaku mendapatkan pengalaman baru dari penanaman TOGA tersebut.


“TOGA ini adalah tanaman obat, dan saya baru tahu kalau bisa menanam obat secara utuh,” ujar Kania


Savi menambahkan bahwa kegiatan tersebut membantu mereka memahami pelajaran IPA secara lebih nyata.


“Kalau dari teori di kelas, kami diajari bahwa tanaman harus disiram dan mendapatkan sinar matahari untuk proses fotosintesis. Di sini kami bisa langsung mempraktikkannya,” tukas Savi


Keduanya berharap tanaman TOGA yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan menjadi media pembelajaran yang berkelanjutan.


“Semoga tanaman TOGA ini bertumbuh dan kami mendapatkan pembelajaran yang menarik dari kegiatan hari ini. Kegiatan ini perlu diadakan agar tidak sumpek di kelas dan bisa mendapatkan pembelajaran yang lebih menarik di luar ruangan,” tutup Savi


Melalui kegiatan class meeting dan penanaman TOGA, SMPTAG Surabaya tidak hanya menutup semester dengan kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga menanamkan nilai kesehatan, kepedulian lingkungan, serta pembelajaran bermakna yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Dini)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\