Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya berlangsung hangat dan penuh warna. Sejak pagi, lapangan sekolah dipadati para siswa yang datang dengan semangat berbeda, semangat untuk merayakan para pendidik yang selama ini membimbing langkah mereka.
Upacara bendera berlangsung khidmat dipimpin oleh petugas OSIS. Dalam amanatnya, Wakil Kepala Sekolah Aditya Yoastara, S.Pd., menyampaikan pesan Menteri Pendidikan bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat.” Beberapa kebijakan pendukung kesejahteraan guru yang dibacakan turut mendapat anggukan bangga dari peserta. Suasana kemudian berubah ketika sesi yang paling ditunggu tiba, yaitu panggung apresiasi untuk para guru.
Tari Soyong menjadi pembuka penampilan. Sebanyak 31 penari tampil anggun dan kompak, membuat penonton larut dalam setiap gerak dan ritme. Nuansa kemudian berganti syahdu melalui lantunan religi dari grup Banjari yang memberikan warna kontras namun tetap harmonis.
Salah satu segmen yang paling menyita perhatian adalah kolaborasi empat ekstrakurikuler antara lain Basket, PMR, English Club, dan Futsal. Perpaduan minat yang berbeda ini menghadirkan momen kreatif yang jarang terlihat dalam kegiatan sekolah sehari-hari.
Selanjutnya, siswa kelas VIII menunjukkan karya spesial yang telah mereka siapkan. Penampilan Dewan Galang Pramuka yang energik menyusul setelahnya, kemudian ditutup dengan persembahan kelas IX. Setiap kelompok membawa karakter tersendiri, namun semuanya memiliki satu tujuan, memberikan yang terbaik untuk para guru.
Sorotan acara memuncak saat Band Akar Langit tampil. Sorakan meriah terdengar ketika nama mereka dipanggil, dan musik yang dibawakan langsung menghidupkan suasana, membuat sebagian penonton ikut bergoyang kecil menikmati irama.
Menjelang akhir acara, momen haru tercipta saat tim koor SMPTAG berkolaborasi dengan OSIS membawakan lagu persembahan. Alunan tersebut menjadi penghormatan hangat untuk menutup rangkaian peringatan Hari Guru.
Kegiatan yang diperingati setiap tanggal 25 November ditutup dengan ajakan bersama untuk memberikan apresiasi kepada seluruh guru. Satu kalimat yang digaungkan di akhir acara merangkum makna perayaan ini “Guru hebat, Indonesia kuat.” (Boby)