Siswa SMATAG Surabaya Raih Juara 3 Badminton Mikasa Junior Series 2025

  • 20 Oktober 2025
  • VaniaS
  • 3167

Marcellindo Gustaf Talahatu, siswa kelas X-1 SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, berhasil meraih Juara 3 Cabang Olahraga Badminton pada ajang Mikasa Junior Series 3 2025 kategori Tunggal dan Ganda. Kompetisi tingkat Jawa Timur ini berlangsung pada 11–14 Oktober 2025 di GOR Mikasa, Jalan Barata Jaya XXI No.3 Surabaya.


Prestasi ini menjadi bukti semangat juang Marcel, sapaan akrabnya yang konsisten menekuni dunia badminton selama lima tahun terakhir. Dalam turnamen ini, Marcel tampil impresif sejak babak awal hingga semifinal. Ia melaju mulus dari 64 besar pada 11 Oktober, menembus 8 besar pada 12 Oktober, dan mencapai babak semifinal pada 13 Oktober sebelum akhirnya finis di posisi tiga pada 14 Oktober 2025.


Siswa berdarah Ambon tersebut mengaku kecintaannya terhadap badminton tumbuh sejak kecil, berawal dari kegemarannya menonton pertandingan internasional.


“Awalnya saya suka badminton karena sering menonton pertandingan internasional. Dari situ saya termotivasi untuk bisa jadi pemain profesional,” ujar Marcel (16/10).


Selain aktif berlatih, Marcel juga dikenal disiplin dalam belajar. Ia menyukai mata pelajaran Pendidikan Jasmani karena menjadi wadah untuk mengasah kemampuan fisik dan sportivitas. “Meski fokus berlatih, saya tetap berusaha menyeimbangkan prestasi akademik dan nonakademik,” tambahnya.


Selama kariernya, Marcel telah meraih banyak prestasi, antara lain Kejuaraan Kota (2020), Kejurkot (2021), Vassa Open (2021), Piala Kapal Api (2022), Piala Kajati (2022), Bupati Cup (2022), Sirkuit Kota (2023), Piala Gubernur (2023), dan Turnamen Al-Hikmah Cup (2025) di mana ia juga menempati Juara 3 Ganda.


Menurut Marcel, dukungan keluarga dan pelatih menjadi sumber kekuatan utama.


“Motivasi saya berasal dari orang tua yang selalu mendukung, serta pelatih saya, Coach Rizki, yang sering berbagi pengalaman dan membantu memperbaiki mental ketika kalah,” ujarnya.


Untuk menjaga performa, Marcel menjalani latihan intens enam kali seminggu, meliputi sesi teknik, fisik, dan simulasi pertandingan.


“Saya berlatih dari Selasa sampai Minggu. Menjelang turnamen, latihan fisik lebih berat untuk meningkatkan stamina dan akurasi pukulan,” jelasnya.


Ia mengaku tidak memiliki trik khusus di lapangan. Kunci keberhasilan baginya terletak pada kontrol emosi dan mental bertanding.


“Kadang lawan memprovokasi atau terlihat lebih kuat. Tapi yang penting tetap fokus dan bisa kendalikan emosi,” tutup Marcel.


Prestasi yang diraih Marcel di Mikasa Junior Series 3 menjadi bukti nyata disiplin, ketekunan, dan dukungan lingkungan sekolah. Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama SMATAG Surabaya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani berprestasi di bidang olahraga.



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

Vania

Reporter