Kontingen Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada SEA Games 2025 Thailand dengan raihan 333 medali dan finis di peringkat kedua. Salah satu medali emas tersebut turut disumbangkan oleh mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Berdasarkan klasemen akhir, Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Capaian ini menegaskan konsistensi Indonesia sebagai kekuatan olahraga Asia Tenggara, sekaligus mencerminkan hasil pembinaan atlet yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan.

Sejumlah cabang olahraga tampil dominan dalam menyumbang medali. Atletik menjadi penyumbang emas terbanyak, disusul wushu dan pencak silat yang kembali menunjukkan supremasi Indonesia di cabang bela diri. Cabang menembak dan panjat tebing juga memberikan kontribusi signifikan melalui performa atlet yang presisi dan stabil di bawah tekanan kompetisi internasional.

Di antara para peraih emas, kehadiran mahasiswa Untag Surabaya sebagai juara pertama menjadi sorotan tersendiri. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga mampu melahirkan atlet berprestasi di level internasional melalui pembinaan yang konsisten dan dukungan institusi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengingatkan agar capaian SEA Games 2025 tidak membuat seluruh elemen olahraga nasional larut dalam euforia. Ia menegaskan pentingnya menjadikan ajang ini sebagai bahan evaluasi menuju Asian Games 2026. Dengan komitmen, disiplin, dan pembinaan berkelanjutan, prestasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat Indonesia bersaing di tingkat Asia dan dunia. (Ivan)