Siswi SMATAG Surabaya Raih Emas Airlangga Competition 2026

  • 22 September 2026
  • 16

Prestasi membanggakan diraih siswi Sekolah Menengah Atas 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, Huryyah Nabila. Ia berhasil meraih medali emas Olimpiade Bahasa Indonesia dalam ajang Airlangga Competition 2026.


Kompetisi yang diselenggarakan PT Lentera Pendidikan Indonesia tersebut berlangsung secara daring pada 23 Agustus 2026. Dalam ajang itu, Nabila mengikuti bidang Olimpiade Bahasa Indonesia dan berhasil melewati tahapan perlombaan hingga meraih medali emas.


Keikutsertaan Nabila bermula dari informasi yang ia peroleh dari seorang teman. Dari informasi tersebut, ia terdorong untuk mencoba pengalaman baru melalui kompetisi akademik.


“Karena saya ingin mencoba hal baru, yaitu dengan mengikuti olimpiade,” ujar Nabila (15/9).


Untuk menghadapi kompetisi, Nabila mempersiapkan diri selama kurang lebih tiga minggu. Ia belajar secara mandiri saat memiliki waktu luang dan mengikuti les privat untuk memperkuat pemahaman materi.


Materi yang dipelajari mencakup pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10, 11, dan 12. Nabila memilih bidang Bahasa Indonesia karena ingin mencoba tantangan baru sekaligus menguji kemampuan akademiknya di bidang tersebut.


Airlangga Competition 2026 dilaksanakan dalam dua tahap, yakni babak penyisihan dan final. Pada setiap tahap, peserta diberi waktu sekitar satu jam untuk mengerjakan soal.


Nabila berhasil melewati kedua tahap tersebut hingga akhirnya meraih medali emas. Menurutnya, setiap materi memiliki tantangan tersendiri, terutama ketika menghadapi soal-soal yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman mendalam.


Meski menemui kesulitan, Nabila tidak berhenti belajar. Pengalaman mengerjakan soal yang menantang justru menjadi bagian paling berkesan selama mengikuti kompetisi.


Saat mengetahui dirinya memperoleh medali emas, Nabila mengaku merasa senang, bahagia, dan bangga. Ia juga menyampaikan bahwa keluarga dan sahabat menjadi pihak yang turut memberi dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung.


Bagi Nabila, prestasi tersebut menjadi dorongan untuk terus mengikuti kompetisi lain. Ia memandang keberhasilan bukan hanya dari hasil akhir, tetapi juga dari keberanian mengambil kesempatan dan menjalani proses belajar.


“Jangan pernah menyerah di awal sebelum benar-benar mencoba,” pesannya.


Setelah meraih medali emas, Nabila berencana kembali mengikuti olimpiade dengan mencoba bidang yang berbeda. Pengalaman ini menjadi langkah awal baginya untuk terus belajar, mengasah kemampuan, dan berani mengambil peluang baru melalui berbagai kompetisi. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id