SMATAG Surabaya Siapkan Penjurusan Siswa Kelas XI Lewat Tes IQ

  • 19 Oktober 2026
  • 21

Sebanyak 216 siswa kelas X SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya mengikuti tes Intelligence Quotient (IQ) bersama Genza Education pada Jumat (16/10/26). Tes ini menjadi salah satu pertimbangan sekolah dalam mempersiapkan penjurusan IPA atau IPS saat siswa memasuki kelas XI.


Tes yang diikuti enam kelas tersebut mencakup sejumlah materi, seperti matematika, fisika, literasi, kemampuan menghubungkan kata, hingga kepribadian. Hasilnya akan digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk membantu sekolah menentukan jurusan yang sesuai dengan kemampuan siswa.


Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMATAG Surabaya, Ike Desi Asmarina, S.Pd., menjelaskan bahwa tes IQ merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari proses penjurusan. Selama kelas X, siswa masih mempelajari seluruh mata pelajaran sebelum diarahkan ke jurusan masing-masing di kelas XI.


Penentuan jurusan mempertimbangkan tiga aspek, yakni hasil tes IQ, nilai akademik, dan angket minat siswa. Ketiga aspek tersebut digunakan untuk melihat kesesuaian antara kemampuan akademik, potensi, dan pilihan siswa.


“Proses penjurusan kami mempertimbangkan tiga hal. Pertama, hasil tes penjurusan atau IQ. Kedua, nilai akademik. Ketiga, angket minat siswa,” jelasnya (16/10)


Wali kelas juga dilibatkan untuk memvalidasi hasil penilaian tersebut. Jika dua dari tiga aspek menunjukkan kecenderungan pada jurusan tertentu, sekolah akan meninjau kembali aspek lainnya sebelum mengambil keputusan. Langkah ini dilakukan agar penjurusan tidak hanya berdasarkan satu hasil penilaian.


Desi menegaskan bahwa ketepatan penjurusan penting bagi proses belajar siswa. Pasalnya, jurusan yang dipilih akan menjadi fokus pembelajaran selama kelas XI hingga XII. Karena itu, sekolah berupaya memastikan pilihan tersebut sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing siswa.


“Harapannya, anak-anak bisa mengerjakan tes dengan maksimal agar kami dapat menentukan jurusan mereka dengan tepat dan tidak sampai salah jurusan,” tuturnya.


Salah satu peserta, Audy Anjani Armansyah dari kelas X-4, mengaku tes tersebut cukup sulit dan menantang. Meski demikian, ia tetap berusaha menyelesaikan seluruh soal yang diberikan. Audy berharap dapat melanjutkan pembelajaran di jurusan IPS sesuai minatnya.


“Tes IQ-nya cukup sulit dan menantang, tapi untungnya saya bisa menyelesaikan dengan baik. Harapan saya nantinya, kalau saya sih ingin masuk IPS,” ungkapnya.


Selain mempersiapkan penjurusan, SMATAG Surabaya juga memberikan pendampingan terkait pilihan pendidikan tinggi. Siswa mulai mendapatkan arahan mengenai perguruan tinggi sejak kelas XI sehingga memiliki kesempatan untuk berkonsultasi dan mempersiapkan rencana studi sebelum memasuki kelas XII.


SMATAG Surabaya berupaya membantu siswa memilih jurusan yang sesuai dengan potensi masing-masing melalui tes IQ, pemantauan nilai akademik, dan pemetaan minat. Dengan penjurusan yang tepat, siswa diharapkan dapat menjalani proses belajar secara lebih optimal sekaligus mempersiapkan langkah menuju pendidikan tinggi. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id