UMC Untag Surabaya Gelar Visitasi Akreditasi Klinik

  • 03 Agustus 2026
  • 45

Klinik Pratama Untag Medical Center (UMC) menggelar Visitasi Akreditasi Klinik sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien di lingkungan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.


Visitasi berlangsung selama dua hari, yakni Rabu (29/7/2026) dan Jumat (31/7/2026). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan daring dan luring di Klinik Pratama UMC serta Gedung Rektorat Untag Surabaya.


Kepala Klinik UMC sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan, dr. Stevany Herlina Rumbobiar, S.Ked., mengatakan akreditasi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kualitas pelayanan klinik. Menurutnya, proses ini tidak hanya berkaitan dengan status legalitas, tetapi juga membangun budaya mutu yang berkelanjutan.


“Visitasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap pelayanan di UMC berjalan sesuai standar mutu, keselamatan pasien, tata kelola, dan regulasi. Akreditasi ini menjadi sarana evaluasi untuk melihat kekuatan serta hal-hal yang perlu diperbaiki,” jelasnya, Rabu (29/7/2026).


Ia menegaskan, UMC menargetkan kelulusan Akreditasi Paripurna. Namun, lebih dari itu, UMC ingin membangun sistem pelayanan kesehatan yang tertata, aman, dan efektif bagi pengguna layanan.


“Kami ingin membentuk sistem pelayanan kesehatan yang tertib dan tertata. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, penyerahan obat, pencatatan rekam medis, hingga prosedur rujukan pasien, semuanya harus berjalan sesuai standar mutu,” tambahnya.


Pelaksanaan visitasi diawali dengan penilaian dokumen secara daring melalui Zoom. Tahapan ini meliputi pemaparan profil klinik, program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP), serta telusur dokumen akreditasi bersama tim surveior dari Lembaga Akreditasi Mutu Fasyankes Indonesia (LAMFI).


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penilaian luring pada Jumat (31/7/2026). Tim surveior melakukan verifikasi fisik, peninjauan tata kelola manajerial, kesiapan fasilitas, serta telusur langsung terhadap sarana prasarana kesehatan dan alur pelayanan pasien.


Visitasi tersebut juga menunjukkan kuatnya sinergi lintas unit di bawah naungan Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya. Direktorat Sistem Informasi (DSI) mendukung penyiapan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis web, layanan teknis Zoom, dan dokumentasi. Sementara itu, Direktorat Usaha dan Sumber Daya Manusia (DUSDM) mendukung pemenuhan perizinan, pengadaan barang, kalibrasi alat kesehatan, serta kesiapan fasilitas klinik.


Dukungan juga diberikan oleh Direktorat Keuangan YPTA, Badan Usaha Milik Yayasan (BUMY), dan jajaran pimpinan yayasan. Menurut dr. Stevany, keterlibatan banyak unit menjadi bukti bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan merupakan komitmen bersama.


“Akreditasi ini bukan sekadar tanggung jawab satu unit, melainkan komitmen dan kebersamaan seluruh institusi YPTA. Kami sangat terbantu karena setiap unit memberikan dukungan yang fleksibel dan suportif,” ungkapnya.


Selama proses penilaian, tim surveior memberikan apresiasi terhadap kerapian dokumen, kesiapan penyambutan, kekompakan tim internal UMC, serta komitmen pimpinan yayasan. Rangkaian visitasi ditutup dengan exit conference dan penyerahan cinderamata kepada tim surveior.


Ke depan, Klinik Pratama UMC berkomitmen menjalankan nilai TERA, yakni Totalitas, Edukatif, Responsif, dan Amanah. Nilai tersebut diharapkan menjadi dasar dalam membangun layanan kesehatan primer yang terpercaya bagi sivitas akademika dan masyarakat umum. (Ivan)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id