Batam Disulap Jadi Silicon Valley Quantum dan AI Pertama di Asia

  • 16 Juli 2025
  • 1252

Indonesia resmi memulai langkah besar untuk menjadi pusat teknologi kuantum dan kecerdasan buatan (AI) di Asia. Proyek pembangunan Quantum AI Data Center telah dimulai, menyusul penandatanganan kerja sama strategis pada 9 Juli 2025 di Jakarta.


Fasilitas ini akan dibangun oleh Worldvuer iByond Limited, perusahaan teknologi asal Silicon Valley, di kawasan industri hijau Tunas Prima, Batam, dengan nilai investasi tahap awal mencapai US$ 400 juta atau sekitar Rp 6 triliun.


Dilansir dari detikInet, pusat data ini bukanlah sekadar data center konvensional. Sistem Vovea iByond Operating System yang akan digunakan menggabungkan teknologi komputasi kuantum, kecerdasan buatan, dan big data analytics. Kombinasi ini memungkinkan pemrosesan data dalam kecepatan yang jauh melampaui pusat data kovensional.


Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyatakan bahwa proyek ini mendukung target Presiden Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan bahwa ekonomi digital menjadi salah satu pilar penting dalam mencapai target tersebut.


Pemilihan kawasan industri Tunas Prima sebagai lokasi proyek juga didasari oleh konsep ramah lingkungan yang diusung kawasan tersebut, seperti penggunaan panel surya dan fasilitas pengolahan air mandiri. Sebelumnya, kawasan ini juga telah menjadi tujuan investasi perusahaan global, termasuk Apple untuk produksi iPhone dan AirTags.


Worldvuer iByond Limited tidak hanya berhenti pada pembangunan pusat data. Perusahaan ini juga membuka peluang kerja sama di sektor energi melalui pendekatan serupa dengan kolaborasi mereka bersama Aramco di Arab Saudi, serta menjajaki teknologi telekomunikasi dengan Telkom Group dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Selain itu, mereka berencana menggandeng sektor pendidikan dan pertambangan untuk mengembangkan rantai pasok microchip berbasis emas di Indonesia.


Pemerintah memastikan dukungan penuh melalui insentif seperti tax holiday, super tax deduction untuk riset dan pengembangan SDM, hingga pembebasan bea masuk untuk peralatan. Worldvuer dijadwalkan segera mengajukan proposal insentif resmi beserta dokumen pendukung kepada Kementerian Investasi.


Dengan hadirnya pusat komputasi kuantum dan AI ini, Batam berpotensi menjadi “Silicon Valley” baru bagi teknologi Asia, membuka jalan bagi Indonesia untuk tampil sebagai pemimpin dalam transformasi digital kawasan. (Gisela)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\