OpenAI kembali menghadirkan inovasi besar di dunia kecerdasan buatan (AI). Perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman ini mengumumkan bahwa chatbot populernya, ChatGPT, kini dapat terhubung langsung dengan berbagai aplikasi pihak ketiga seperti Spotify dan Canva.
Fitur baru ini diperkenalkan dalam ajang OpenAI DevDay, acara tahunan yang menjadi panggung utama bagi perusahaan untuk memamerkan pembaruan teknologi terbarunya. Melalui kehadiran fitur bernama Apps SDK (Software Development Kit), pengguna kini bisa berinteraksi langsung dengan berbagai aplikasi populer tanpa perlu meninggalkan antarmuka ChatGPT.
Melansir CNN Indonesia, OpenAI menjelaskan bahwa Apps SDK dirancang agar pengembang dapat mengintegrasikan perangkat lunak mereka langsung ke dalam ChatGPT. Dengan begitu, chatbot ini tidak lagi sekadar alat bantu percakapan, melainkan pusat kendali interaktif yang mampu menjalankan berbagai layanan digital secara terintegrasi.
“Hari ini kami memperkenalkan generasi baru aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk berinteraksi langsung di dalam ChatGPT. Pengembang dapat mulai membangunnya hari ini dengan Apps SDK, yang saat ini tersedia dalam versi pratinjau,” tulis OpenAI dalam laman resminya, Senin (6/10).
Melalui integrasi ini, pengguna bisa menjalankan beragam perintah hanya dengan instruksi teks sederhana, mulai dari membuat playlist musik, mendesain poster, hingga mencari properti rumah, semuanya langsung dari jendela obrolan ChatGPT.
Untuk tahap awal, OpenAI mengumumkan dukungan bagi beberapa aplikasi populer, di antaranya Spotify, Canva, Coursera, Figma, dan Zillow. Aplikasi lain seperti DoorDash, OpenTable, Target, dan Uber disebut akan segera menyusul dalam beberapa minggu ke depan.
Cara penggunaannya pun mudah. Cukup sebutkan nama aplikasi yang ingin digunakan di dalam percakapan. Misalnya, pengguna dapat menulis, “Spotify, buatkan daftar putar untuk pesta hari Jumat,” dan ChatGPT akan langsung membuat playlist sesuai tema yang diminta, lalu membukanya di aplikasi Spotify.
Sementara itu, integrasi dengan Canva memungkinkan pengguna membuat desain visual secara instan. Dalam demonstrasi di DevDay, seorang pegawai OpenAI memperlihatkan bagaimana ChatGPT membantu merancang poster bisnis jasa jalan-jalan anjing berdasarkan percakapan yang sebelumnya dilakukan dengan pengguna.
Meski demikian, OpenAI dan mitranya mengingatkan bahwa fitur ini masih dalam tahap awal pengembangan.
“Ini masih tahap awal, jadi mungkin kami belum bisa memenuhi semua permintaan saat ini. Namun, kami akan terus mengembangkan dan menyempurnakan pengalaman ini dalam beberapa minggu dan bulan ke depan,” ujar pihak Spotify, dikutip dari Engadget.
OpenAI juga menyampaikan bahwa mereka akan membuka pengajuan integrasi aplikasi bagi para pengembang lain yang tertarik membawa layanan mereka ke dalam ChatGPT. Perusahaan tengah menyiapkan pedoman penggunaan serta skema monetisasi untuk mendukung kolaborasi ini.
Hadirnya Apps SDK menjadi langkah strategis OpenAI dalam memperluas ekosistem ChatGPT ke level baru. Dengan kemampuan menghubungkan berbagai aplikasi ke dalam satu platform percakapan, ChatGPT berpotensi menjadi asisten digital serbaguna yang mampu mengelola aktivitas pengguna secara lebih efisien.
Fitur ini menandai arah baru perkembangan AI generatif, di mana teknologi tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga berperan sebagai jembatan antara manusia dan dunia digital.
Dengan pembaruan ini, ChatGPT berevolusi dari chatbot cerdas menjadi pusat aktivitas digital yang terintegrasi, menghadirkan pengalaman interaktif yang sebelumnya hanya ada dalam imajinasi teknologi masa depan. (Eka)