YouTube Rilis Fitur Baru untuk Batasi Waktu Nonton Shorts

  • 27 November 2025
  • 33

YouTube resmi meluncurkan fitur baru yang dirancang untuk menekan kebiasaan menonton berlebihan pada konten Shorts, terutama di kalangan remaja. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan pengalaman digital yang lebih sehat di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penggunaan media sosial berlebihan di kalangan generasi muda.


Melansir CNN Indonesia, YouTube kini menghadirkan opsi bagi pengguna untuk mengatur batas waktu menonton harian melalui perangkat seluler. Garth Graham, Global Head of Healthcare YouTube & Google Health, menjelaskan bahwa fitur ini akan membantu pengguna mengelola konsumsi konten dengan lebih sadar. “Kami meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna, termasuk remaja, untuk menetapkan batas durasi harian saat menelusuri feed Shorts di perangkat mobile,” ujar Graham dalam konferensi di Jakarta, Kamis (20/11).


Selain pembatasan waktu di Shorts, YouTube menegaskan bahwa inovasi ini merupakan kelanjutan dari fitur Take a Break dan Bedtime Reminder yang telah aktif otomatis bagi pengguna di bawah 18 tahun. Fitur-fitur tersebut membantu remaja mengenali durasi penggunaan perangkat sekaligus mendorong kebiasaan digital yang lebih seimbang.


Langkah baru ini jugamenjadi intervensi langsung untuk mencegah doomscrolling, yaitu kebiasaan menonton konten terus-menerus tanpa henti hingga mengganggu rutinitas harian. Berbagai studi menunjukkan bahwa konsumsi konten digital berlebihan dapat memicu stres, kecemasan, gangguan tidur, serta menurunkan konsentrasi belajar dan kualitas interaksi sosial.


YouTube menilai fitur pembatasan waktu ini melengkapi upaya perusahaan dalam membantu pengguna muda membangun kebiasaan digital yang sehat. Platform milik Google tersebut juga menyediakan screen time reminder, age-based content filter, serta kontrol orang tua melalui Family Link. Dengan pembatasan khusus di Shorts segmen yang paling banyak digunakan remajaYouTube berharap pengalaman hiburan tetap aman tanpa mengarah pada penggunaan berlebihan.


Kehadiran fitur ini menjadi sinyal kuat bahwa industri digital semakin memperhatikan literasi teknologi dan kesehatan mental pengguna muda. YouTube berharap langkah ini dapat membantu pengguna lebih sadar dalam mengatur waktu layar, mengurangi kecanduan menonton, dan menciptakan keseimbangan hidup yang lebih baik di era digital. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\