Fashion figure asal Surabaya, Jena Sarita, membuktikan bahwa media sosial dan pendidikan bukan dua jalan yang harus dipilih salah satunya. Di tengah kesibukan sebagai content creator, dosen, ketua program studi, sekaligus pelari, Jena berhasil menyelesaikan studi Doktor Ilmu Ekonomi (DIE) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untag Surabaya.
Perjalanan menuju gelar doktor bukan hal yang instan. Selama menempuh studi di Program Studi DIE Untag Surabaya, Jena harus membagi waktu antara penyusunan disertasi, kewajiban mengajar, tanggung jawab akademik, serta aktivitas membuat konten yang menuntut konsistensi dan kreativitas setiap hari.
“Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara membuat disertasi, mengajar mahasiswa, dan membuat konten setiap hari. Itu membutuhkan manajemen waktu yang baik,” ujarnya (17/6)
Kedisiplinan menjadi kunci penting bagi Jena dalam menjalani berbagai peran tersebut. Saat media sosial kerap dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, Jena justru melihatnya sebagai ruang belajar sekaligus peluang untuk memahami berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat.
Keputusan melanjutkan studi doktoral di Untag Surabaya juga bukan tanpa alasan. Lingkungan akademik yang suportif menjadi salah satu faktor yang membuat Jena mantap memilih kampus tersebut. Selama menjalani perkuliahan, banyak pengalaman, ilmu, serta relasi baru yang didapatkan.
“Banyak teman saya yang juga lulusan doktor di Untag Surabaya. Saya melihat dosen-dosennya sangat capable, kemudian ilmu yang saya dapatkan juga cukup banyak. Saya bangga bisa kuliah di sini,” jelasnya
Pencapaian sebagai doktor menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Jena. Meski demikian, gelar akademik bukan tujuan akhir. Masih ada mimpi besar untuk terus berkembang di dunia pendidikan.
“Cita-cita saya menjadi doktor sebelum usia 40 tahun sudah tercapai. Selanjutnya saya ingin menjadi profesor sebelum usia 50 tahun,” katanya.
Jena menilai perkembangan teknologi telah membuka peluang karier yang semakin luas bagi generasi muda. Profesi content creator maupun pelaku bisnis digital dapat menjadi pilihan yang menjanjikan, selama tetap diimbangi dengan semangat belajar dan peningkatan kompetensi diri.
“Sekarang dunia bisnis digital itu sangat luas, di mana pekerjaan tidak hanya melulu bekerja di kantor. Kalian juga bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja di dunia bisnis digital. Dan jangan lupa, capailah ilmu sampai ke negeri Cina. Kalau bisa kuliah tinggi-tinggi,” pesannya.
Gelar Doktor Ilmu Ekonomi kepada Dr. Jena Sarita, M.M., resmi disahkan melalui sidang terbuka pada 17 Juni 2026. Pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda bahwa dunia digital dan pendidikan dapat berjalan beriringan selama ada kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Di tengah era ketika popularitas kerap dijadikan ukuran keberhasilan, Jena membuktikan bahwa pendidikan tetap menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan. (Dini)