Area hijau Untag Surabaya menyimpan beragam tanaman dari famili Myrtaceae, mulai dari pucuk merah hingga jambu-jambuan. Selain memperkaya lanskap kampus, kelompok tanaman ini juga menarik sebagai sumber pangan, rempah, dan bahan kajian herbal.

Berdasarkan jenis yang disebut dalam naskah, koleksi itu mencakup pucuk merah (Syzygium myrtifolium), Xanthostemon chrysanthus, jambu air (Syzygium aqueum), jambu biji (Psidium guajava), jambu darsono (Syzygium malaccense), juwet (Syzygium cumini), dan salam (Syzygium polyanthum). Nama-nama ilmiah tersebut memang tercatat dalam famili Myrtaceae.

Di antara jenis itu, pucuk merah dan Xanthostemon chrysanthus menonjol sebagai tanaman penghias area hijau. Pucuk merah dikenal lewat daun muda berwarna kemerahan, sedangkan Xanthostemon chrysanthus menarik perhatian melalui bunga kuningnya yang mencolok. Sejumlah riset laboratorium menunjukkan pucuk merah mengandung senyawa bioaktif, tetapi manfaat medisnya masih memerlukan pembuktian lebih lanjut pada manusia.

Sementara itu, kelompok jambu-jambuan memberi nilai pangan yang kuat. Jambu biji dikenal kaya vitamin C dan serat, sedangkan juwet dan salam telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional; sejumlah kajian menyebut keduanya berpotensi membantu pengendalian gula darah maupun profil lipid, meski bukan pengganti terapi medis.

Dengan komposisi tersebut, Myrtaceae di Untag Surabaya tidak hanya mempercantik lanskap, tetapi juga layak dipandang sebagai sarana edukasi botani. Keberadaannya menunjukkan ruang hijau kampus dapat menghadirkan fungsi estetika, pangan, rempah, dan pembelajaran lingkungan secara bersamaan. (Ivan)