Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di depan SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya mendadak ramai. Para siswa bersama guru berdiri di tepi jalan membagikan paket takjil kepada pengendara yang melintas. Sebanyak 200 nasi kotak disiapkan dan dibagikan langsung oleh anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai bagian dari kegiatan berbagi di bulan Ramadan.
Kegiatan berbagi takjil tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, di depan lingkungan sekolah. Sekitar 20 anggota OSIS bersama para guru terlibat dalam kegiatan ini dengan membagikan nasi kotak kepada warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengantre dengan tertib untuk menerima takjil yang dibagikan oleh para siswa dan guru. Meskipun cuaca saat itu tampak mendung, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat para peserta untuk tetap berbagi kepada sesama.
Pembina OSIS sekaligus bagian kesiswaan SMPTAG Surabaya, Khurotul Ayun, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan salah satu program OSIS yang dilaksanakan di bawah tanggung jawab sekolah. Dana kegiatan berasal dari donasi siswa yang dikumpulkan sebelum Ramadan melalui penggalangan dana di setiap kelas.
“Dana berasal dari siswa-siswi yang mengumpulkan donasi sebelum Ramadan dengan cara menyebar ke kelas-kelas. Kegiatan ini merupakan program OSIS di bawah tanggung jawab sekolah,” ujarnya (12/3)
Dari penggalangan dana tersebut, panitia berhasil mengumpulkan sekitar Rp2,7 juta yang kemudian digunakan untuk menyiapkan ratusan paket takjil bagi masyarakat yang melintas di depan sekolah menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.
“Tujuannya untuk mengajarkan anak-anak pentingnya berbagi. Sekecil apa pun yang kita berikan kepada orang lain yang membutuhkan pasti akan bermanfaat, dan ini juga merupakan salah satu ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa lokasi pembagian takjil sempat mengalami perubahan dari rencana awal. Kegiatan yang sebelumnya direncanakan berlangsung di depan masjid akhirnya dipindahkan ke depan sekolah setelah panitia mempertimbangkan kondisi cuaca yang akhir-akhir ini sering hujan.
“Sebelumnya kami ingin berbagi di depan masjid, tetapi karena melihat cuaca hampir setiap hari hujan, maka kami pindahkan ke depan sekolah agar lebih mudah dan sekaligus memperkenalkan SMPTAG kepada masyarakat yang melintas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua OSIS periode 2025/2026, Keyla Ayunda, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi para siswa.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat terutama bagi masyarakat sekitar dan bagi orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pelajaran bagi siswa SMPTAG mengenai kebaikan yang dapat dilakukan di bulan Ramadan serta belajar menghargai orang lain,” tutur siswi kelas VIII-A tersebut
Ia berharap kegiatan berbagi takjil tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih baik sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
“Harapannya semoga semua sehat, dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing, dan terus berbuat kebaikan,” tutup Keyla
Melalui kegiatan ini, para siswa SMPTAG Surabaya diharapkan semakin memahami pentingnya kepedulian sosial serta membiasakan diri untuk berbagi kepada sesama di tengah kehidupan bermasyarakat. (Dini)