Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program pelatihan Bahasa Inggris bagi remaja Kelurahan Semolowaru.
Berbeda dari pertemuan sebelumnya, pelatihan yang diselenggarakan pada Senin, 24 Agustus 2026, di Balai RW 11 Kelurahan Semolowaru ini menghadirkan mahasiswa internasional dari berbagai negara, yakni Zimbabwe, Sierra Leone, Pakistan, Yaman, dan Sudan.
Kehadiran mahasiswa internasional menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dosen FIB Untag Surabaya dalam meningkatkan keterampilan berbahasa asing remaja Semolowaru sekaligus mendukung pengembangan wilayah tersebut sebagai Kampung Bahasa Semolowaru.
Para remaja tidak hanya memperoleh pembelajaran Bahasa Inggris secara formal, tetapi juga berkesempatan menggunakannya sebagai sarana komunikasi langsung dengan penutur dari latar belakang bahasa dan budaya yang beragam.
Ketua RW 11 Kelurahan Semolowaru, Linda, menyambut baik kehadiran para mahasiswa internasional dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, interaksi langsung menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi remaja di wilayahnya.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Remaja Kelurahan Semolowaru bisa langsung praktik berbicara Bahasa Inggris dengan mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara. Terima kasih saya ucapkan kepada FIB Untag Surabaya atas terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya (24/8)
Pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dan komunikatif. Dosen FIB Untag Surabaya, Dr. Pariyanto, M.Ed., memandu jalannya kegiatan dengan mengajak mahasiswa internasional dan peserta Kampung Bahasa untuk saling berbagi pengalaman dalam mempelajari bahasa asing.
Para mahasiswa juga memperkenalkan budaya dari negara masing-masing untuk kemudian didiskusikan bersama, termasuk persamaan dan perbedaannya dengan budaya Indonesia.
Interaksi tersebut membuat Bahasa Inggris tidak sekadar dipelajari sebagai mata pelajaran, tetapi digunakan secara langsung dalam komunikasi lintas budaya. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan mengenai kehidupan, bahasa, makanan, pendidikan, hingga kebiasaan masyarakat di negara asal para mahasiswa internasional.
Sujak, salah satu mahasiswa internasional asal Yaman, misalnya, berbagi cerita mengenai pengalamannya tinggal di Indonesia. Ia mengaku menyukai berbagai makanan Indonesia, terutama sate ayam.
“I like sate ayam very much. I eat it very often,” ujarnya disambut antusias para peserta.
Selain berinteraksi dengan mahasiswa internasional, para remaja Semolowaru juga mendapat kesempatan menceritakan pengalaman mereka dalam belajar Bahasa Inggris. Arin, salah satu peserta pelatihan Kampung Bahasa, mengungkapkan kemampuan Bahasa Inggrisnya semakin berkembang karena terus berlatih melalui berbagai kegiatan, baik di sekolah, Kampung Bahasa, maupun kursus privat.
“I enjoy learning English. My English is much better because I keep practising with my teacher. Sometimes I listen to English music and watch English movies,” ungkapnya.
Menurut Dr. Pariyanto, keterlibatan mahasiswa internasional diharapkan dapat memberikan pengalaman autentik kepada peserta sekaligus meningkatkan keberanian mereka dalam menggunakan Bahasa Inggris.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin remaja Semolowaru semakin percaya diri berbicara Bahasa Inggris. Mereka perlu merasakan bahwa Bahasa Inggris bukan hanya sesuatu yang dipelajari di kelas, tetapi merupakan alat komunikasi yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai negara dan budaya,” jelasnya.
Kehadiran mahasiswa dari Zimbabwe, Sierra Leone, Pakistan, Yaman, dan Sudan memberi kesempatan bagi remaja Semolowaru untuk mengenal keragaman budaya dunia sekaligus memperkenalkan identitas dan budaya Indonesia melalui Bahasa Inggris.
Melalui pelatihan berkelanjutan, FIB Untag Surabaya berharap kemampuan berbahasa asing remaja Semolowaru terus meningkat. Kampung Bahasa Semolowaru juga diharapkan berkembang menjadi ruang pembelajaran dan pertukaran budaya yang melibatkan masyarakat, akademisi, mahasiswa, serta komunitas internasional.
Reporter